Selasa, 9 Juni 2026

BATAM TERKINI

Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, KLHK Minta Langkah Tegas Pemko Kurangi Polusi

Kualitas udara Batam menjadi satu-satunya yang tidak sehat dari 39 stasiun berdasarkan Index Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis KLHK.

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Istimewa
ilustrasi kondisi udara dilihat dari pengukur ISPU. Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis Index Standar Pencemar Udara (ISPU). Kualitas udara Batam menjadi satu-satunya yang tidak sehat dari 39 stasiun. 

Biasanya kondisi udara yang tidak sehat disebabkan adanya pembuangan emisi yang berlebih di udara sehingga ketika dicek menggunakan alat Air Quality Monitoring Sistem (AQMS) tercatat di tidak sehat.

“Di Kota Batam masuk kategori sedang. Dengan kondisi ini, kami minta masyarakat yang beraktivitas di luar bisa menggunakan masker. Karena kesehatan orang kan berbeda-beda,” sambung dia lagi.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Beberapa waktu yang lalu, data Kementerian Lingkungan Hidup melaporkan penurunan kualitas udara di Batam pada 24 Juli 2022. Konsentrasi PM 2,5 terpantau masuk level kritis pada periode waktu tersebut.

Warga berjalan di sekitar lokasi pembakaran sampah di Batuampar, Batam, Kamis (28/7/2022). Kebiasaan membakar sampah oleh masyarakat menjadi salah satu faktor menurunnya kualitas udara di Batam.
Warga berjalan di sekitar lokasi pembakaran sampah di Batuampar, Batam, Kamis (28/7/2022). Kebiasaan membakar sampah oleh masyarakat menjadi salah satu faktor menurunnya kualitas udara di Batam. (tribunbatam.id/Argianto)


Data Index Standar Pencemar Udara (IPSU) itu dirilis Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK.

Data dirangkum pada pukul 16.00. Dari 39 stasiun, Stasiun KLHK Batam satu-satunya yang memantau nilai ISPU Batam mencapai 101 dan berkategori tidak sehat.

Namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Heman Rozie mengakui kualitas udara di Kota Batam terpantau tergolong sehat berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (IPSU) yang dipantau Pemerintah Kota setempat per 27 Juli 2022.

Menurutnya kondisi udara yang tidak sehat berdasarkan data Kementerian karenanya adanya pembakaran sampah didekat alat Air Quality Monitoring System (AQMS) yang berada di Mako Satpol-PP Tanjunguncang.

AQMS adalah untuk melihat perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan Kualitas Udara Perkotaan.

“Masih sehat. Infonya waktu itu dijadwal alat AQMS kita ada yang bakar sampah, jadi asapnya terdeteksi alat. Tapi bukan berarti Kota Batam, karena setelah itu normal lagi. Ada yang goro sampahnya dibakar,” ujar Herman.. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved