Breaking News:

Virus Monkeypox Bermutasi Sangat Cepat, Ada 50 Mutasi Strain Baru Cacar Monyet Ditemukan

Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Robert Sinto sebut Virus Monkeypox atau cacar air bermutasi sangat cepat kini.

Editor: Anne Maria
punch media
Penderita cacar monyet atau monkeypox 

TRIBUNBATAM.id- Virus Monkeypox atau cacar monyet disebut bermutasi sangat cepat.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Robert Sinto.

Ia menyebutkan virus Monkeypox telah bermutasi dengan sangat cepat.

Saat ini disebutkan sudah ditemukan 50 mutasi strain baru cacar monyet.

Data tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti di Amerika Serikat.

Baca juga: Jubir Kemenkes RI Mohammad Syahril Tegaskan Belum Ada Kasus Monkeypox di Indonesia

Baca juga: Pakar Epidemiologi Sebut Monkeypox Tak Cuma Serang Pria Penyuka Sesama Jenis

dr.Robert Sinto
dr.Robert Sinto (YouTube)

Bahwa di tahun 2022 rata-rata ditemukan 50 mutasi strain baru Monkeypox dibandingkan dengan tahun 2018 sampai 2019.

Mutasi ini, kata dr. Robert terlihat dari perbedaan karakteristik antara Monkeypox di negara endemis seperti Kamerun, Benin, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Ghana (hanya diidentifikasi pada hewan), Pantai Gading, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, dan Sierra Leone dengan negara non endemis.

“Itu kenapa muncul hipotesis mengapa tampilan klinisnya agak berbeda dengan tampilan klinis yang kita temukan di Africa dalam beberapa bulan terakhir,” ungkap dr. Robert Sinto pada keterangan pers “Update Perkembangan Cacar Monyet di Indonesia secara daring, Rabu (27/7/2022).

Selain menyebabkan perubahan karakteristik virus, strain baru Monkeypox diduga juga mengubah cara penularan sehingga lebih cepat menular.

Hal ini menyebabkan kenaikan kasus yang signifikan di berbagai negara.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved