BERITA KECELAKAAN
Kecelakaan Laut di Karimun, KM Patria Meranti Bawa 20 Ton Barang Tenggelam
Satpolairud Polres Karimun ungkap kondisi empat awak KM Patria Meranti, kapal yang membawa 20 ton barang sebelumnya alami mati mesin sebelum tenggelam
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Empat awak kapal motor (KM) Patria Meranti korban kecelakaan kapal di perairan Karimun yaris meregang nyawa.
KM Patria Meranti yang mengalami kecelakaan di laut membawa 20 ton sayur dan buah itu tenggelam di sekitar perairan Moro, Kabupaten Karimun setelah mengalami mati mesin, Sabtu (30/7/2022).
Saat kejadian, nakhoda KM Partia Meranti yang selamat dalam kecelakaan di laut itu sempat berupaya mengevakuasi kapal menuju ke tepi sambil mencari pertolongan.
Sayang, upayanya sukar dilakukan karena air laut dengan cepat masuk akibat hantaman gelombang setinggi satu meter dari arah kanan bagian mesin.
Kasatpolairud Polres Karimun, AKP Binsar Samosir mengungkap kondisi empat awak kapal dalam keadaan sehat setelah menjalani pemeriksaan oleh Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.
Baca juga: KECELAKAAN LAUT DI KARIMUN, Kapal Penampung Ikan Tabrak Pompong Nelayan
Ia menjelaskan, KM Patria Meranti berangkat dari perairan Tanjungbuton, Provinsi Riau menuju Tanjungpnang.
Kejadian kapal tenggelam ini terjadi ketika kapal berada di perairan barat daya Pulau Citlim, Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.
Tepatnya pada koordinat 0°.661099 U - 103°.906913 S.
Akibat insiden laka laut ini total kerugian materi lebih kurang lebih 300 juta.
"Kapal berangkat dari perairan Tanjungbuton Provinsi Riau menuju Tanjungpinang, namun di pertengahan perairan Moro, kapal dihantam gelombang hingga mengalami mati mesin saat di tengah laut hingga kapal tenggelam," ungkapnya, Minggu (31/7/2022).
AKP Binsar juga mengimbau kepada seluruh pengguna sarana angkutan laut baik penumpang maupun kapal harus lebih mengutamakan aspek keselamatan.
Baca juga: Basarnas Natuna Punya Alat Canggih, Permudah Evakuasi Korban Kecelakaan Laut
Hal tersebut guna terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, karena saat ini situasi di perairan Kepulauan Riau (Kepri) saat ini ektrem.
"Cuaca ektrem saat di tengah laut selalu berganti tidak bisa diprediksi, untuk itu jika terdapat informasi terjadi bencana ataupun Laka laut maka dapat memberikan informasi kepada Sat Polairud Polres Karimun," ujarnya.(TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kecelakaan-di-laut-Karimun-akhir-Juli-2022.jpg)