KECELAKAAN DI KARIMUN
KECELAKAAN LAUT DI KARIMUN, Kapal Penampung Ikan Tabrak Pompong Nelayan
Sebuah pompong nelayan tenggelam setelah ditabrak kapal penampung ikan di Perairan Tanjung Pelanduk, Desa Comol, Kecamatan Sugi Besar, Karimun
Penulis: Yeni Hartati |
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan laut terjadi di Karimun. Sebuah kapal penampung ikan menabrak kapal pompong milik nelayan di Perairan Tanjung Pelanduk, Desa Comol, Kecamatan Sugi Besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa menjelaskan, peristiwa ini terjadi saat kapal penampung ikan memasuki area tangkap ikan tengiri di Perairan Tanjung Pelanduk.
"Saat memasuki area itu nelayan sempat mengarahkan lampu sorot ke arah kapal penampung, hal ini dilakukan oleh nelayan agar kapal penampung ikan tersebut menghindar dari jaring dan supaya tidak menabrak kapalnya," jelas Letkol Joko, Minggu (10/7/2022).
Ia menambahkan, saat itu nahkoda kapal penampung ikan tersebut baru menyadari bahwa telah menabrak kapal pompong jaring ikan berkapasitas 4 GT milik nelayan sekitar.
Dua kapal nelayan itu tanpa nama.
Baca juga: MENGENAL Tradisi Makan Bersama Setelah Salat Idul Adha di Kampung Suak Rasau Lingga
Namun nahkoda kapal penampung ikan bernama Azri, dan pemilik atau nahkoda pompong jaring ikan bernama Usman.
"Kapal penampung ikan berhenti, dan nahkoda kapal penampung ikan tersebut meminta ganti rugi. Tetapi tidak digubris dan melarikan diri," ujarnya.
Namun, dari arah depan kapal pompong jaring ikan kembali memberikan lampu sorot kepada kapal penampung ke arah jalur aman.
"Bukannya ikut arah jalur aman sesuai arah lampu sorot, kapal penampung tersebut justru menabrak pompong yang mengenai buritan sebelah kanan, dan pompong langsung tenggelam," ujarnya.
Kapal pompong jaring yang tenggelam saat ini telah dievakuasi oleh Warga Nelayan ke Desa Keban, Kecamagan Sugi besar.
Tidak ada Korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian pompong dan jaring milik ditaksir Rp 60 juta. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)