Breaking News:

BINTAN TERKINI

Cegah PMK, Ratusan Hewan Ternak Sapi di Bintan Mulai Dapat Vaksin

DKPP Bintan mulai bergerak memberi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada hewan ternak, khususnya sapi yang jumlahnya ratusan di Bintan.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan saat memberi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada ghewan ternak sapi, Senin (1/8/2022). Sedikitnya 288 sapi mendapat vaksinasi PMK yang digelar selama dua hari. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Bintan bersama

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan mulai melaksanakan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak.

Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk hewan ternak di Bintan ini dilakukan oleh dokter hewan dari DKPP Bintan.

Pejabat otoritas veteriner Kabupaten Bintan, drh Iwan Berri Prima menuturkan, pelaksanaan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak, khususnya sapi dilakukan selama dua hari.

Sedikitnya 288 hewan ternak sapi mendapat vaksinasi penyakit mulut dan kuku ini.

Baca juga: Waspada PMK, Tim Satgas Batam Awasi Kesehatan Hewan Kurban Tersisa di Kandang

Dari 288 ekor sapi bibit, pada hari pertama tanggal 1 Agustus 2022 pelaksanaan vaksinasi dilakukan terhadap 184 ekor sapi bibit yang tersebar di Kecamatan Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya dan Teluk Bintan.

Sedangkan untuk hari kedua tanggal 2 Agustus 2022 vaksinasi dilakukan terhadap 104 ekor sapi bibit di Kecamatan Teluk sebong, Bintan utara, Seri Kuala Lobam dan Gunung Kijang.

"Jumlahnya ada penambahan 33 hewan ternak setelah pembaharuan data," ucapnya, Senin (1/8/2022).

Lanjutnya, setelah hewan di vaksinasi, akan berikan tanda berupa barcode.

Tanda barcode ini merupakan inovasi Kabupaten Bintan, karena ternyata berdasarkan info dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, penandaan dengan barcode ini belum banyak yang melakukannya.

Baca juga: DP3 Anambas Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup dan Bebas PMK Jelang Idul Adha

Iwan Berri Prima menambahkan, kegiatan vaksinasi PMK ini bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh hewan rentan PMK agar tetap bertahan ketika mendapat paparan virus PMK.

Hal ini mengingat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), khususnya Kota Batam beberapa saat yang lalu dinyatakan sebagai daerah zona merah PMK.

"Semoga target dua hari vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved