Breaking News:

Pemerintah Singapura Bantah Tersangka Kasus Korupsi Surya Darmadi ada di Negaranya

Kejaksaan Agung RI sempat sebut bos PT Duta Palma Group yang tersangka kasus korupsi Rp 78 triliun kabur ke Singapura. Kemenlu Singapura beri jawaban.

Editor: Anne Maria
TribunBatam.id via Tribunnews.com/Istimewa
Potret bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi alias Apeng buronan KPK yang diduga kabur ke Singapura membawa uang hasil kejahatannya sejumlah Rp 54 Triliun. Penyidik Kejagung RI juga sedang memburunya terkait kasus penguasaan lahan tanpa hak. 

TRIBUNBATAM.id- Pemerintah Singapura membantah kabar bahwa tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang, Surya Darmadi (SD) berada di negaranya.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Singapura melalui laman resminya mengatakan bahwa Surya Darmadi tidak berada di Negeri Singa tersebut.

"Menurut catatan imigrasi kami, Surya Darmadi saat ini tidak berada di Singapura," tulis keterangan Kemenlu Singapura, dikutip Sabtu (6/8/2022).

Pernyataan tersebut menanggapi ungkapan Kejaksaan Agung RI yang menyebut bos PT Duta Palma Group yang juga tersangka kasus korupsi Rp 78 triliun itu kabur ke Singapura.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berkoordinasi dengan Kejagung Singapura untuk memulangkan bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi (SD) yang dikabarkan melarikan diri ke Singapura.

Baca juga: KPK Koordinasi dengan CPIB Singapura Buru Bos Duta Palma Group Surya Darmadi

Baca juga: KPPU Masih Kumpulkan Data Dugaan Kartel Harga Tiket Kapal Batam ke Singapura

Diketahui bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait penguasaan lahan kelapa sawit seluas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Dugaan korupsi dan pencucian uang yang dilakukan bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi mengakibatkan kerugian negara Rp 78 triliun.

"Upaya yang kami lakukan, atase kejaksaan di Singapura telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Singapura untuk pemeriksaan sekaligus memulangkan yang bersangkutan," kata Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).

Ketut menuturkan, penyidik Jaksa telah memanggil Surya Darmadi secara patut dengan mengirimkan surat pemanggilan ke alamatnya di Indonesia.

Namun, Surya Darmadi belum memenuhi panggilan tersebut sampai saat ini.

"Kita sudah melakukan pemanggilan secara patut di alamat yang bersangkutan di Indonesia, tapi belum hadir," ujarnya.

Meski begitu, Pemerintah Singapura dalam pernyataannya juga bersedia memberi bantuan jika Pemerintah Indonesia mengajukan permintaan resmi dengan informasi pendukung yang diperlukan.

"Singapura akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada Indonesia, dalam lingkup hukum dan kewajiban internasional kami," ujar keterangan Kemenlu Singapura.

(Tribunnews.com/Naufal Lanten)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Singapura Bantah Bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi Berada di Negaranya

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved