BATAM TERKINI
44 Orang Kena Corona, Hasil Asesmen Kemenkes Kini Batam PPKM Level Dua
Batam kini berstatus PPKM Level dua berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan. Sebab, saat ini jumlah kasus aktif mencapai 44 orang.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau ditetapkan menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.
Penetapan level itu berdasarkan transmisi komunitas, kapasitas respon, dan vaksinasi per 6 Agustus 2022.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan tiga kasus warga terkonfirmasi positif. Hingga total yang masih aktif terpapar Virus Corona sebanyak 44 orang pada Senin (8/8/2022).
"Hari ini jumlah kasus konfirmasi bergejala tiga orang, kumulatif 31.113," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kota Batam, Azril Apriansyah.
Di hari yang sama ada enam warga yang menyelesaikan isolasi dan nihil yang meninggal, sehingga totalnya 30.151 orang dan 918 orang.
Dengan begitu, tingkat kesembuhan 96,908 persen, tingkat kematian 2,950 persen, dan kasus aktif 0,141 persen.
Masih dalam catatan Satgas, 44 kasus aktif COVID-19 merupakan tiga warga kecamatan Sekupang, enam warga kecamatan Lubuk Baja, dua warga kecamatan Batu Ampar, enam warga kecamatan Bengkong, dua warga kecamatan Nongsa, 20 warga kecamatan Batam Kota, seorang warga kecamatan Sei Beduk, tiga warga kecamatan Sagulung, seorang warga kecamatan Batu Aji.
Sedangkan tiga kecamatan lainnya zona hijau, yaitu Galang, Bulang, dan Belakangpadang.
Baca juga: Solar Kembali Langka di Kepri, Antrean di Sejumlah SPBU Mulai Mengular
Dari 918 kasus meninggal di Batam, 449 di antaranya tanpa komorbid, dan 467 lainnya dengan komorbid.
Penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah Diabetes Melitus sebanyak 216 kasus, Hipertensi sebanyak 182 kasus, dan Pneumonia sebanyak 104 kasus.
Sementara itu, penilaian transmisi komunitas tingkat 1 dengan kasus konfirmasi 1,49 per 100 ribu penduduk per pekan, rawat inap 0,37 per 100 ribu penduduk per pekan, dan kematian 0,00 per 100 ribu penduduk per pekan.
Lalu untuk testing dinilai memadai, dengan positivity rate 1,08 persen per pekan, penelusuran juga dinilai sedang dengan rasio kontak erat yang diperiksa 13,33 per kasus konfirmasi per pekan, dan perawatan memadai dengan 0,55 persen BOR per pekan.
Sedangkan vaksinasi dinilai memadai yang mencapai 104,42 persen warga sasaran mendapatkan vaksinasi lengkap, sementara vaksinasi lansia dinilai memadai yang mencapai 79,37 persen. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06062020ilustrasi-covid-19-corona-di-batam.jpg)