Breaking News:

BERITA CHINA

Apple Terimbas Konflik China dengan Taiwan, Minta Pemasok Pakai Label Khusus

Ketegangan antara China dengan Taiwan berdampak pada perusahaan teknologi, Apple. Mereka meminta pemasok menggunakan label khusus ini.

PIXABAY/MICHAELGAIDA
Ilustrasi Apple Store - Perusahaan teknologi ini meminta pemasok memberi label khusus imbas ketegangan antara China dengan Taiwan. 

CHINA, TRIBUNBATAM.id - Konflik China dengan Taiwan diketahui berimbas ke perusahaan teknologi, Apple.

Perusahaan teknologi Apple dilaporkan telah meminta pemasok yang berbasis di Taiwan untuk memberi label produknya Made in China.

Langkah ini dilakukan Apple sebagai upaya menghindari gangguan dari inspeksi bea cukai China yang ketat akibat kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi ke Taipei belum lama ini.

China selalu menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, dan sudah meningkatkan aktivitas di udara dan laut di sekitar pulau tersebut.

Negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu bahkan berani mengerahkan puluhan jet tempur militernya memasuki wilayah udara Taiwan.

Baca juga: Singapura Cemas Hubungan China Amerika Serikat Memanas Terkait Taiwan

Menurut Nikkei, perusahaan telah meminta produsen di pulau itu untuk memberi label komponen yang menuju daratan China sebagai buatan ' China Taipei' atau 'Taiwan, China'.

Label diperlukan untuk mematuhi aturan lama yang sebelumnya tidak diberlakukan.

Aturan mengharuskan barang impor untuk menunjukkan bahwa pulau itu adalah bagian dari Republik Rakyat China.

Ungkapan 'Made in Taiwan' dapat menyebabkan penundaan, denda, dan bahkan penolakan seluruh pengiriman di bawah aturan.

Tetapi Taiwan sendiri mengharuskan ekspor harus diberi label dengan titik asal, baik nama 'Taiwan' atau nama resmi negara itu, 'Republik China'.

Pilihan untuk meminta pemasok untuk menyangkal keberadaan independen Taiwan telah menimbulkan kritik dari seluruh dunia.

Baca juga: Konflik China vs Taiwan, Taipei Siapkan Parkiran Jadi Tempat Berlindung

Penundaan pengiriman jelas akan merusak, karena perusahaan bergerak ke fase produksi akhir untuk iPhone 14, yang diharapkan akan diumumkan pada bulan depan.

GreatFire, yang menentang penyensoran online China, mencatat bahwa langkah tersebut meningkat dari sebelumnya.

Apple sebelumnya menghapus bendera Taiwan dari keyboard emoji untuk pengguna di China dan Hong Kong. (TribunBatam.id) (Kompas.com/Tito Hilmawan Reditya)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved