BERITA SINGAPURA

Singapura Cemas Hubungan China Amerika Serikat Memanas Terkait Taiwan

Selain hubungan Amerika Serikat dan China yang memanas, Singapura masih menghadapi inflasi yang masih tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

TRIBUNBATAM.id via CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFP
Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong mengungkap rasa cemasnya terkait hubungan Amerika Serikat dan China yang terus memanas terkait Taiwan, dengan tantangan pemulihan ekonomi global. 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Singapura dibuat cemas dengan ketegangan antara China dan Amerika Serikat terkait Taiwan.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong pada Senin (8/8/2022) menyebut, saling curiga antara Amerika Serikat dengan China menjadi tantangan lain dalam memulihkan ekonomi negara yang bertetangga dengan Batam itu.

Selain ketegangan antara Amerika Serikat dengan China di Selat Taiwan, angka inflasi di Singapura masih melambung dalam beberapa bulan terakhir masih menjadi atensi mereka.

Pemerintah Singapura akan meluncurkan lebih banyak tindakan dalam beberapa bulan mendatang untuk membantu orang mengatasi kenaikan harga.

Bank sentral Singapura lantas memperketat kebijakan moneternya pada 14 Juli dalam sebuah langkah off-cycle untuk mengatasi tekanan biaya.

Baca juga: Singapura Bantah Bos Duta Palma Group Surya Darmadi Buronan KPK di Negaranya

Singapura sebelumnya mengumumkan paket dukungan untuk sebagian besar kelompok berpenghasilan rendah guna membantu mengurangi peningkatan biaya hidup akibat inflasi dan kenaikan harga energi.

Dia menuturkan, negara berpenduduk 5,5 juta orang itu kini harus merencanakan jauh ke depan serta mengubah industri, meningkatkan keterampilan dan meningkatkan produktivitasnya.

“Dunia tidak mungkin kembali dalam waktu dekat ke tingkat inflasi dan suku bunga rendah yang telah kita nikmati dalam beberapa dekade terakhir,” ucap Lee.

Lee menuturkan, Singapura akan diterpa persaingan dan ketegangan yang intens di kawasan itu.

“Di sekitar kita, badai sedang berkumpul. Hubungan AS-China memburuk, dengan masalah yang sulit dipecahkan, kecurigaan yang mendalam, dan keterlibatan yang terbatas. Ini tidak mungkin membaik dalam waktu dekat. Selain itu, salah penghitungan atau kecelakaan dapat dengan mudah memperburuk keadaan,” sambung Lee.

LANGKAH Taiwan Hadapi China

Konflik antara China dengan Taiwan semakin menjadi.

China mengerahkan puluhan jet tempur militernya saat Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan pada awal Agustus 2022.

Baca juga: China Pamer Puluhan Jet Tempur saat Ketua DPR Amerika Serikat ke Taiwan

Itu bukan yang pertama China mengerahkan armada militernya sekaligus menunjukkan kekuatan kepada Taiwan.

China selalu menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, dan sudah meningkatkan aktivitas di udara dan laut di sekitar pulau tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved