Breaking News:

Awas Bahaya Flu Singapura, Kenali Penyebaran, Gejala dan Cara Mengobatinya

Flu Singapura menjadi perhatian di Indonesia. Para ahli mengungkap gejala, cara penularan hingga cara mengobatinya.

TribunBatam.id via Foto Theasianparents
FLU SINGAPURA - Salah satu ciri-ciri anak yang mengidap Flu Singapura. Para ahli mengungkap asal usul Flu Singapura, cara penularan, gejala hingga cara mengobatinya. 

Hal ini menurutnya bisa menimbulkan kelumpuhan.

Hingga saat ini, belum ada vaksin yang bisa dipakai untuk penyakit Flu Singapura.

Selain itu juga belum ditemukan obat yang spesifik.

Selain itu seseorang yang pernah sakit, bisa terinfeksi kembali. Walau sifat re-infeksi nya, berbeda dengan Covid-19.

Pada Flu Singapura, infeksi kedua dan selanjutnya makin ringan atau berkurang potensi keparahannya.

Dicky pun menyebutkan jika cara mencegah penyakit ini ternyata tidak jauh berbeda dengan Covid-19.

"Prinsip pencegahan, pola hidup sehat termasuk 5M dalam pandemi Covid-19 tetap bermanfaat pada penyakit menular lain, termasuk Flu Singapura. Bahkan ventilasi sirkulasi udara yang baik menjadi sangat penting," tegasnya.

Selain itu Dicky juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan di rumah dan lingkungan.

Selain itu, penggunaan barang bersama bisa menjadi atensi penularan.

Baca juga: Rentan Serang Anak-anak, Kenali Penyebab dan Gejala Flu Singapura, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?

Berikut penyebaran Flu Singapura seperti diberitakan Kompas.com, Senin (16/5/2022), di antaranya:

  1. Air Liur
  2. Dahak
  3. Lendir hidung
  4. Cairan blister atau cairan pada luka lepuh
  5. Feses atau kotoran
  6. Melalui cairan milik penderita, penyakit ini akan menyebar ke orang lain yang melakukan kontak langsung, seperti berciuman, berpelukan, atau menggunakan peralatan makan yang sama.
  7. Kontak langsung dengan kotoran seperti saat mengganti popok juga bisa menjadi media penularan Flu Singapura.

Terdapat beberapa gejala awal yang muncul jika terinfeksi HFMD, yakni:

  1. Demam
  2. Nyeri tenggorokan
  3. Timbul luka pada area dalam mulut, yang akan menyebar hingga tenggorokan, lidah, bahkan area sekitar bibir
  4. Nyeri pada mulut
  5. Kehilangan nafsu makan Lemas Lebih rewel (pada bayi dan anak)
  6. Beberapa hari kemudian baru muncul kemerahan dan lenting-lenting pada tangan dan kaki

MASA Inkubasi

Melansir dari laman Kemenkes, masa inkubasi penyakit ini adalah 3-7 hari.

Baca juga: Rentan Serang Anak-anak, Kenali Penyebab dan Gejala Flu Singapura, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?

Biasanya dimulai dengan gejala demam, nafsu makan berkurang, sakit tenggorokan, dan perasaan tidak enak (malaise).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved