Breaking News:

KEUANGAN

AWAS Meterai Elektronik Palsu, Begini Cara Cek Keasliannya agar tak Tertipu

Untuk menghindarinya e-meterai plasu, pembeli meterai elektronik diminta jeli dan cermat serta melakukan validasi sebelum bertransasi. 

kompas
Foto Meterai elektronik atau e-meterai yang sudah bisa digunakan mulai 1 Oktober 2021. Cermati keaslian e-meterai sebelum membeli agar tidak tetipu meterai palsu. 

TRIBUNBATAM.id - Meterai elektronik (e-meterai) palsu kini marak beredar di pasaran.

Meterai elektronik palsu merupakan e-meterai yang sudah pernah digunakan oleh orang lain sebelumnya, sehingga pembelinya tidak bisa menggunakannya lagi.

Untuk menghindarinya, pembeli meterai elektronik diminta jeli dan cermat serta melakukan validasi sebelum bertransasi. 

Melansir laman e-Meterai, e-Meterai merupakan salah satu jenis meterai dalam format elektronik yang memiliki ciri khusus dan mengandung unsur pengaman yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

E-Meterai digunakan untuk membayar pajak atas dokumen elektronik dan terhubung dengan sistem elektronik yang memuat dokumen elektronik.

Direktur Pengembangan Usaha Peruri Fajar Rizki menjelaskan, modus yang digunakan penipu adalah dengan cara meminta dokumen yang akan dibubuhkan meterai elektronik dalam format word.

Baca juga: Cara Membeli dan Menggunakan e-Meterai Dalam Dokumen Elektronik, Kini tak Butuh Meterai Tempel Lagi

Baca juga: Mengenal E-Meterai yang Resmi Digunakan Mulai Oktober 2021, Manfaat dan Cara Menggunakannya

"Padahal, dokumen yang digunakan untuk dibubuhkan meterai elektronik hanya dapat berupa format pdf. Sehingga jika ada penjual meterai elektronik yang meminta dokumen dalam bentuk selain pdf, patut dicurigai bahwa meterai yang dijual tidak asli dan sebaiknya tidak untuk diteruskan," kata dia dalam siaran pers dikutip dari kompas.com,  Jumat (12/8/2022).

Ia menambahkan, pembelian e-meterai sebaiknya langsung melalui distributor resmi dari Peruri dan menghindari pembelian melalui e-commerce.

Beberapa distributor resmi yang terdaftar oleh Peruri di antaranya PT Peruri Digital Security, PT Finnet Indonesia, PT Mitra Pajakku, PT Mitracomm Ekasarana dan Koperasi Pegawai Swadharma.

"Selain melalui para distributor, masyarakat juga dapat membelinya melalui retailer resmi," imbuh dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved