Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Warisan Budaya Gurindam 12 Terdaftar di Kemenkumham Jadi Kekayaan Intelektual Komunal

Gurindam 12 karya Raja Ali Haji kini terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di Kemenkumham RI

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
istimewa/Tanjungpinangkota.go.id
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepulauan Riau (Kepri) Saffar Muhammad Godam menyerahkan sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal atas Gurindam 12 kepada Wali Kota Tanjungpinang yang diwakili Asisten III Pemko Tanjungpinang Yuswandi, pada puncak perayaan Hari Dharma Karya Dhika ke-77 Kemenkumham RI, Jumat (19/8/2022) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berdasarkan usulan Ekspresi Budaya Tradisional Gurindam 12 sebagai KIK Kota Tanjungpinang.

Sertifikat dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia yang ditandatangani Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual tersebut, diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepulauan Riau (Kepri) Saffar Muhammad Godam kepada Wali Kota Tanjungpinang yang diwakili Asisten III Pemko Tanjungpinang Yuswandi, pada puncak perayaan Hari Dharma Karya Dhika ke-77 Kemenkumham RI, Jumat (19/8/2022).

Surat pencatatan inventarisasi Ekspresi Budaya Tradisional Gurindam 12 ini sesuai dengan Pasal 38 Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Penyerahan sertifikat KIK ini merupakan bentuk perlindungan negara terhadap kebudayaan suatu daerah agar tidak hilang dan dimanfaatkan secara ekonomi atau diklaim pihak lain.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Tanjungpinang, Meitya Yulianty mengaku sangat senang Gurindam 12, karya Raja Ali Haji, sastrawan dari Pulau Penyengat Tanjungpinang kini terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal.

“Kami sangat berterimakasih kepada Kemenkumham atas pemberian surat pencatatan inventarisasi KIK untuk Gurindam 12. Sebuah kebanggaan bagi kami khususnya masyarakat Tanjungpinang," ucap Meitya, baru-baru ini).

Baca juga: Warga Tanjungpinang Serbu Bazar Murah, Dapat Sayur Gratis dengan Fotokopi KTP

Ia mengungkapkan, pihaknya akan lebih fokus untuk menginventarisir potensi warisan budaya tak benda di Kota Gurindam ini.

"Ada yang lain lagi, karena saya tahu di Tanjungpinang banyak warisan budaya tak benda yang perlu kita lestarikan dan tercatat di HKI secara nasional," tukasnya. (*/TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved