Sabtu, 11 April 2026

PENEMBAKAN DI RUMAH KADIV PROPAM

Curhat Arteria Dahlan Komisi III DPR RI Disebut Diam Terkait Kasus Brigadir J

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan curhat terkait tudingan DPR diam dalam kasus kematian Brigadir J hingga menyeret Irjen Ferdy Sambo.

TribunBatam.id/Tangkap Layar Channel DPR RI
Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan mengungkapkan perasaannya terkait tudingan DPR yang disebut diam dalam kasus kematian Brigadir J saat rapat kerja bersama Kapolri, Rabu (24/8/2022). 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan mengomentari terkait sikap DPR diam terkait penanganan hukum kasus kematian Brigadir J.

Dalam rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Komisi III DPR RI menurut Arteria Dahlan berhati-hati dalam bersikap, bertindak dan bertutur kata, meski kerap mendapat cibiran miring.

Menurut Arteria Dahlan, Komisi III DPR RI memberi ruang dan waktu untuk Kapolri bekerja dalam mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J.

"DPR dibilang diam, tapi DPR sangat dewasa dan matang. Tonenya cenderung netral dalam kondisi apapun. Kami tidak ingin intervensi. Walaupun dibilang bodoh bahkan dituduh menerima uang," ucap politisi PDIP ini, Rabu (24/8/2022).

Dalam live streaming DPR RI, Arteria Dahla menyebut jika sejak awal sudah janggal dari penyampaian kasus kematian Brigadir J ini.

Baca juga: Anggota Komisi III DPR RI Saling Interupsi Depan Kapolri saat Rapat Kerja

Hanya saja menurutnya, Komisi III DPR RI mengedepankan azas praduga tak bersalah.

Arteria Dahlan juga menyoroti agenda tunggal melihat proses hukum terkait kematian Brigadir J di rumah dinas Polri.

Menurutnya, ada mafia yang berlindung dalam institusi Polri dari kasus ini.

Presiden Jokowi pun menurutnya percaya dengan Polri.

Terbukti dengan tugas Polri yang menurutnya tidak hanya urusan penegakan hukum dan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun juga mengurusi bencana alam, urusan covid-19, minyak goreng dan urusan lainnya.

Baca juga: Anggota Komisi III DPR RI Sebut ada Oknum Polisi Raih Adhi Makayasa Dalam Kasus Brigadir J

Dalam kesempatan itu, ia ingin mendengar langsung pernyataan Kapolri terkait info dan fakta yang berkaitan dengan perkara.

Khususnya mengenai langkah yang diambil setelah kejadian tanggal 8 Juli 2022.

Ia juga menyinggung figur Fahmi yang disebut sebagai penasihat Kapolri.

Termasuk yang disebut menskenarionkan terkait kasus kematian Brigadir J.

Sebelum skorsing, Ahmad Sahroni dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri menyinggung keberadaan Irjen Ferdy Sambo yang disebut berada di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Sebab publik bertanya Ferdy Sambo belum dilihatkan ke publik sampai sekarang," ujarnya.(*/TribunBatam.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved