Breaking News:

Polda Kepri Ungkap 234 Kasus Narkoba dan Tangkap 334 Pelaku hingga Agustus 2022

Polda Kepri komitmen untuk ungkap dan menindak peredaran narkoba di Kepri. Sepanjang 2022 ini, polisi ungkap 234 kasus narkoba dengan 334 tersangka

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Rudi Pranoto dan jajaran saat ekspose realisasi pengungkapan kasus narkoba di Kepri hingga Agustus 2022, Jumat (26/8/2022) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sepanjang tahun 2022, Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan jajaran Polres di Kabupaten/Kota mengungkap 234 kasus narkoba-di-kepri' title=' narkoba di Kepri'> narkoba di Kepri dari berbagai jenis.

Pengungkapan kasus narkoba ini dipimpin langsung Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Rudi Pranoto didampingi jajaran direktorat Polda Kepri di Rupatama Polda Kepri di Nongsa, Batam, Jumat (26/8/2022).

"Polda kepri sejak awal telah berkomitmen untuk menindak tegas pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah Kepri,” ujar Wakapolda Kepri.

Buah hasil kerja keras jajarannya, hingga Agustus pihaknya mengungkap 234 kasus narkotika.

“Ini merupakan bentuk komitmen Polri di jajaran Polda Kepri dalam melakukan penindakan peredaran narkotika,” tegas jenderal bintang satu ini.

Dijelaskannya, dari hasil ungkap 234 kasus ini pihaknya menangkap 334 orang tersangka dan berhasil mengamankan barang bukti 125,93 kg sabu, 15,65 kg ganja, 553 butir ekstasi dan 50,6 kg kokain.

"Dalam rangka antisipasi masuknya narkotika di Kepri, kita semua melakukan peningkatan pengawasan di pintu masuk pelabuhan internasional dan pelabuhan-pelabuhan masyarakat serta di jasa pengiriman barang. Jadi dilakukan pengecekan secara berkala," ujarnya.

Baca juga: Narkoba di Batam, Polisi Tangkap Dua Warga Anambas yang Akan Jual Kokain ke Batam

Dirinya juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat di Kepri agar melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mendapati adanya dugaan tindak pidana narkotika di sekitar wilayahnya.

"Karena kami tidak akan bertindak sendiri, di sini peran masyarakat juga sangat penting dalam memerangi narkoba," tegasnya.

Atas tindakan tersebut, 334 orang yang ditangkap ini dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, Pasal 132 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan maksimal mati atau seumur hidup atau paling singkat 10 tahun dan 6 tahun penjara. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved