Program Kotaku Sulap Kampung Tua Tanjung Riau Lebih Indah, Tuntaskan Kawasan Kumuh di Batam

Pelatihan Vokasi Pemanfaatan dan Pemeliharaan Kawasan Kampung Tua Tanjung Riau di Hotel Golden Bay dibuka secara resmi

ist
Vokasi Pemanfaatan dan Pemeliharaan Kawasan Kampung Tua Tanjung Riau di Hotel Golden Bay dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Yusfa Hendri, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelatihan Vokasi Pemanfaatan dan Pemeliharaan Kawasan Kampung Tua Tanjung Riau di Hotel Golden Bay dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Yusfa Hendri, Selasa (30/8/2022).

Dalam kata sambutannya, Yusfa menuturkan Kotaku ini sebuah program dari Kementerian PUPR.

Pemko Batam sejak 2016 sudah meluncurkan program Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) yang sekarang dikenal dengan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK). Direncanakan akan mencapai Rp 3 miliar pada 2023 mendatang.

"Sejak awal kita sudah berkomitmen untuk melakukan penataan dan penuntasan semua kawasan kumuh yang ada di Kota Batam," katanya.

Disamping APBD, pihaknya juga membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat, salah satunya melalui program Kotaku. Ada beberapa aspek yang diperhatikan yakni, kondisi bangunan dan gedung, infrastruktur dalam lingkungan, air minum, drainase lingkungan, prasarana air limbah dan persampahan serta sarana proteksi kebakaran

"Ini menjadi persoalan pertama dalam perkotaan," katanya.

Program Kotaku yang berjalan efektif di Kampung Tua Tanjung Riau. Dari sebelumnya bangunan yang tidak teratur, saat ini ada plaza sebagai titik kumpul, pelantar lingkar dan lainnya.

"Bangunan ini harus dikelola dengan baik oleh Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP)," katanya.

Batam ini sebagai kota wisata oleh sebab itu KPP ini diharapkan bisa menjadi pioner. Sehingga Kampung Tua Tanjung Riau bisa menjadi perputaran ekonomi apabila semakin dikembangkan.

"Aset pembangunannya nanti menjadi aset kita, jadi kita harus pelihara aset tersebut," katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Satker Prasarana Perkumiman Wilayah Kepri syafrudin,S.T,M.Ling mengatakan, Kampung Tua Tanjung Riau ini telah dibangun sejak 2020 hingga 2021 harapannya mengurangi kawasan kumuh di Batam.

Pada 2022 ini, akhir dari program Kotaku. Dalam lokakarya ini pihaknya akan melakukan vokasi terhadap KPP, Walau belum di SK-kan namun diharapkan bisa menjalankan tugas.

"Saya memaparkan terkait pemanfaatan dan pemeliharaannya seperti apa," kata Syafrudin.

Adapun fasilitas yang perlu dirawat, di antaranya lampu yang mati, tempat sampah yang pecah dan lainnya. Oleh sebab itu pentingnya peran KPP.

Apabila KPP sudah diresmikan, maka mereka bisa melakukan pungutan resmi ke warga sebagai anggaran pemeliharaan fasilitas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved