Breaking News:

KENAIKAN BBM SUBSIDI

Dampak Harga BBM Subsidi Naik, Satu-satunya Kapal Rute Batam - Anambas Stop Beroperasi

Kapal MV VOC Batavia, satu-satunya feri rute Tanjungpinang - Batam - Anambas stop beroperasi sementara terkena dampak harga BBM subsidi naik.

Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
STOP BEROPERASI - Suasana kedatangan penumpang terakhir kapal MV VOC Batavia di Anambas, Sabtu (3/9/2022). Satu-satunya kapal feri dari Batam ke Anambas ini stop beroperasi karena harga BBM subsidi naik 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kapal MV VOC Batavia rute Tanjungpinang - Batam - Anambas stop beroperasi sementara terkena dampak harga BBM subsidi naik.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kenaikan BBM subsidi baik pertalite dan solar. 

Jalur pelayaran langsung terdampak akibat kenaikan harga BBM subsidi. 

Seperti halnya di Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), arus pelayaran kapal cepat atau feri dengan rute Tanjungpinang-Batam-Tarempa dan sebaliknya kini terpaksa menunda pelayarannya.

Hal itu diketahui setelah salah satu manajemen feri, yakni MV VOC BATAVIA memutuskan berhenti beroperasi untuk sementara waktu.

Lina salah seorang agen kapal kepada TRIBUNBATAM.id mengatakan, penundaan pelayaran tersebut dilakukan lantaran naiknya harga BBM sejak Sabtu kemarin.

"Ya benar mas, untuk sementara waktu kapal kita berhenti beroperasi," ucapnya saat dihubungi via seluler, Minggu (4/9/2022).

Lanjut ia menambahkan, penundaan pelayaran kapal satu-satunya di Anambas ke Tanjungpinang dan Batam itu akan berlaku sejak hari Senin (5/9).

"Untuk waktu kembalinya rute pelayaran belum dapat dipastikan hingga adanya keputusan dari manajemen perusahaan," sebutnya.

Dirinya menjelaskan, sementara ini pihaknya masih menunggu surat edaran resmi dari gubernur terkait kepastian kenaikan harga BBM untuk harga tiket yang baru.

"Bisa jadi nanti harga tiket juga bakalan naik. Maka dari itu kita masih menunggu surat dari gubernur," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga Fajar menyayangkan dengan adanya kenaikan harga BBM yang berimbas kapada penundaan pelayaran armada feri di Anambas.

"Kalau kapal feri sampai tidak ada berlayar lagi ke Anambas tentunya hal itu memutus akses kami apabila ingin berpergian keluar kota, sebab saat ini hanya MV. VOC Batavia saja yang tengah beroperasi melayani rute Anambas - Batam - Tanjungpinang," ungkapnya.

Menurutnya, meski masih tersedia alternatif kapal pelni namun hal itu tetap tidak efesien mengingat waktu tempuhnya yang begitu lama.

"Kalau kapal Pelni kita kehabisan waktu diperjalanan, ditambah lagi kapal Pelni biasanya bersandar di Anambas hanya 1 minggu sekali, dan apabila menggunakan transportasi udara biayanya bisa lebih mahal," pungkasnya. (nvn)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved