BERITA CHINA
China dan India Kembangkan Pemberian Vaksin Covid-19 Tanpa Jarum Suntik
China dan India sedang mengembangkan pemberian vaksinasi covid-19 atau vaksin virus corona tanpa menggunakan jarum suntik.
CHINA, TRIBUNBATAM.id - China memulai penelitian untuk memberikan vaksin tanpa suntik.
Perusahaan vaksin asal China, CanSino Biologics, pada Minggu (3/9/2022) lalu, mengumumkan bahwa regulator China juga telah menyetujui versi inhalasi vaksin Covid-19 yang dibuat oleh perusahaannya, untuk digunakan sebagai booster atau suntikan penguat.
Perusahaan China itu menunjukkan hasil kajian awal bahwa versi inhalasi meningkatkan perlindungan kekebalan tubuh setelah satu isapan.
Namun belum jelas apakah itu berarti peningkatan efektivitas atau seberapa cepat booster inhalasi akan tersedia.
Adapun vaksin covid-19 yang digunakan hingga saat ini di China masih dalam bentuk suntikan.
Hal ini telah menyelamatkan jutaan nyawa dan memberikan perlindungan kuat terhadap penyakit parah dan kematian, bahkan ketika muncul varian virus corona yang jauh lebih menular.
Baca juga: Upaya TP PKK Kepri Tekan Angka Stunting dan Kasus Covid 19 lewat Dasa Wisma
Tetapi versi bebas suntikan sedang dieksplorasi sebagai strategi untuk meningkatkan perlindungan terhadap infeksi.
Dengan minat khusus pada vaksin lewat hidung yang dirancang guna menangkis virus tepat di tempat di mana ia memasuki tubuh.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hampir selusin kandidat vaksin yang memungkinkan sedang dikembangkan dalam berbagai tahap pengujian dunia dan CanSino akan memproduksi salah satu dari dua kandidat vaksin inhalasi yang sedang dikembangkan.
Tidak hanya China, India juga meneliti pemberian vaksin covid-19 tanpa suntikan.
Regulator di India pada Selasa (6/9/2022) mengizinkan semprotan versi hidung Bharat Biotech sebagai pilihan bagi orang yang belum divaksinasi.
“Langkah ini akan semakin memperkuat perjuangan kolektif kita melawan pandemi,” ujar Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya di Twitter.
Baca juga: VIRAL Pusat Perbelanjaan China Mendadak Terapkan Lockdown Gegara Corona
Belum jelas seberapa ampuh vaksin yang diberikan melalui hidung itu.
Bharat belum merilis hasil kajiannya atau mengatakan seberapa cepat opsi baru tersebut akan diluncurkan kepada publik.
Vaksin Covid-19 melalui hidung buatan Bharat Biotech di India dikembangkan oleh para ilmuwan di Universitas Washington di St. Louis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vaksin-eksperimental-yang-dikembangkan-di-china.jpg)