Rabu, 27 Mei 2026

BINTAN TERKINI

Warga Pulau Bintan Ini Temukan Ular Piton Tiga Meter di Kolam Ikan Miliknya

Penemuan ular dekat permukiman penduduk Pulau Bintan bukan yang pertama kali ini terjadi. TribunBatam.id mencatat sejumlah kasusnya selama 2022.

Tayang:
TribunBatam.id/Dok UPT Damkar Toapaya
Tim Damkar Toapaya mengevakuasi ular piton sepanjang 3 meter dari dalam kolam ikan warga di Kampung Beloreng RT 003/ RW 005 Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Jumat (9/9/2022). Penemuan reptil melata di sekitar permukiman penduduk Pulau Bintan ini bukan yang pertama kali terjadi. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Warga Bintan, M Yunus kaget saat mengetahui ada ular piton sepanjang tiga meter di kolam ikan miliknya, Jumat (9/9/2022).

Tak pakai berlama-lama, M Yunus pun langsung menghubungi UPT Damkar Toapaya untuk mengevakuasi ular piton tiga meter itu dari kolam ikan di warga Kampung Beloreng RT 003/ RW 005 Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan ini sekira pukul 14.48 WIB.

Setelah mendapatkan laporan adanya seekor ular di kolam ikan dekat permukiman warga Bintan, tim UPT Damkar Topaya langsung menuju lokasi sekira pukul 14.50 WIB.

Benar saja, ular piton sepanjang tiga meter itu masih berada di kolam ikan milik M Yunus.

Tim Damkar Bintan langsung menuju lokasi keberadaan ular dan berhasil mengevakuasinya.

Baca juga: Warga Tanjungpinang Ini Kaget Mau Kasih Makan Kucing Malah Ketemu Ular di Kandang

"Alhamdulilah proses evakuasi ular piton memakai cara alat penjepit ular berhasil kita lakukan tanpa ada kendala," ucap perwakilan tim UPT Damkar Toapaya, Makmur kepada TribunBatam.id.

Pihaknya memasukkan ular ke dalam karung pelastik.

Setelah itu petugas Damkar Toapaya pulang ke markas untuk evaluasi dan pembersihan alat.

"Kami bawa ular piton ke kantor dan akan kami lepasliarkan ke hutan," jelasnya.

Makmur juga mengimbau bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan, selain kebakaran, khusus hewan berbisa seperti ular, tawon, dan lebah serta lainya silahkan menghubungi pihak Damkar.

"Kami siap memberikan pertolongan untuk melakukan evakuasi," sebutnya.

Penemuan ular di sekitar permukiman penduduk warga Pulau Bintan ini bukan yang pertama terjadi.

Kejadian ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi sejak tahun 2022.

Baca juga: ULAR Piton Sepanjang Lima Meter Datangi Rumah Warga Bintan Timur

Bahkan sebelum penemuan ular piton sepanjang tiga meter, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bintan Timur (Bintim) sempat mengalami insiden dipatok ular kobra saat hendak mengevakuasi hewan melata itu di Jalan Musi, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kamis (8/9/2022) siang.

Petugas Damkar Bintan tersebut segera dilarikan ke RSUP Raja Ahmad Thabib (RAT) Kepri untuk mendapatkan pertolongan, pasca diserang ular yang punya bisa mematikan ini.

Kepala UPT Damkar Bintim, Nurwendi mengatakan, Petugas Damkar Bintim yang terkena patokan ular kobra itu bernama Nanda.

"Kini Nanda masih berada di rumah sakit, dan kondisinya saya hubungi tadi masih baik," terangnya, Kamis.

Kronologi petugas damkar diserang ular kobra itu berawal Damkar mendapatkan laporan dari warga Jalan Musi RT 01/RW 05 terkait keberadaan ular kobra.

Baca juga: Ular King Kobra Panjang Tiga Meter Masuk Rumah Warga dan Sembunyi di Bawah Kasur

Saat itu posisi ular sedang bersembunyi di samping lobang septi tank.

Setelah itu warga menghubungi pihak Damkar.

"Setelah kita mendapatkan telepon dari warga bernama Iwan, tim langsung ke lokasi," terangnya.

Tim sampai di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu tim Damkar Bintim menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan untuk mengevakuasi ular berbisa tersebut.

Namun ketika hendak dievakuasi, ular sepanjang 2,5 meter itu melawan dan menggigit tangan sebelah kiri seorang petugas.

"Petugas langsung kita larikan ke rumah sakit," ungkapnya.

Baca juga: Warga Bintan Kaget Temukan Ular Piton Empat Meter saat Buka Kandang Ayam

Sementara ular berbisa itu berhasil dievakuasi oleh tim Damkar lainnya.

"Kita berhasil evakuasi ular jantan itu dan telah kita lepasliarkan ke habitatnya di hutan," jelasnya.

Nurwendi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada di cuaca hujan sekarang ini.

Pasalnya, di saat itu ular sering mencari tempat untuk bersembunyi.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved