Breaking News:

BINTAN TERKINI

Warga Bintan Kaget Temukan Ular Piton Empat Meter saat Buka Kandang Ayam

Petugas UPT Damkar Bintan Timur mengevakuasi ular piton sepanjang empat meter yang sembunyi dalam kandang ayam warga, Rabu (10/8/2022).

TribunBatam.id/Dokumentasi UPT Damkar Bintan Timur
Anggota UPT Damkar Bintan Timur saat mengevakuais ular piton sepanjang empat meter di Kampung Jawa, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Rabu (10/8/2022). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Warga Kampung Jawa, Kelurahan Sei Lekop, Bintan, Srikusmina kaget ketika melepas ayam peliharaannya, Rabu (10/8/2022) pagi.

Sebab bukan ayam saja yang keluar dari peliharaan warga Bintan ini.

Melainkan ular piton sepanjang empat meter yang keluar begitu pintu kandang ayam dibuka.

Srikusmina bergegas melaporkan kejadian itu ke Kelurahan Sei Lekop.

Dari situ, pihak kelurahan meneruskan ke petugas pemadam kebakaran.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Bintan Timur yang mendapat informasi itu langsung bergerak menuju lokasi.

Baca juga: Bikin Merinding, Ternyata Ini 5 Arti Mimpi Ular Kobra Sangat Berbisa

Evakuasi ular piton empat meter di Kampung Jawa Bintan 1
Anggota UPT Damkar Bintan Timur saat mengevakuais ular piton sepanjang empat meter di Kampung Jawa, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Rabu (10/8/2022).

Kepala UPT Damkar Bintan Timur, Nurwendi menyebut jika proses evakuasi ular piton empat meter dalam keadaan kenyang.

Wendi juga menjelaskan, saat proses evakuasi ular sempat berontak, dan melilit di dalam kandang.

"Setelah 30 menit ular piton berhasil di evakuasi dari dalam kandang," ungkapnya.

Wendi juga menambahkan, bahwa setelah ular dievakuasi, pihaknya akan melepasliarkan ke habitat aslinya.

Menurut, Wendi ular piton ini keluar dari hutan di belakang rumah warga sekitar karena kelaparan dan ingin mencari makan.

Baca juga: Warga Bintan Ini Kaget Ular Sepanjang Tiga Meter Masuk Kandang Ayam Miliknya

"Jadi ular piton datang dan masuk ke kandang ayam rumah warga itu datang dari hutan di belakang rumah warga," jelasnya.

Nurwendi juga mengimbau bagi warga yang membutuhkan pertolongan terkait hewan berbisa di lingkungan tempat tinggal bisa menghubungi damkar Bintan Timur.

"Kami akan membantu untuk melakukan evakuasi," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved