Breaking News:

KEPRI TERKINI

Cuaca Ekstrem Ubah Jadwal Raker Pembentukan Provinsi Khusus Natuna Anambas

Rapat kerja pembentukan provinsi khusus Natuna Anambas terpaksa berubah akibat cuaca ekstrem yang berdampak pada moda transportasi dua kabupaten.

TribunBatam.id/Novenri Halomoan Simanjuntak
Panitia pelaksana Rapat Kerja Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna - Anambas (BP2KKNA) di Gedung BPMS Tarempa, Jumat (16/9/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Rapat Kerja Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna - Anambas (BP2KKNA) perdana yang rencananya digelar di BPMS Tarempa terpaksa ditunda.

Penundaan rapat kerja pembentukan provinsi khusus Natuna - Anambas yang rencananya digelar hari ini, Jumat (16/9/2022), terpaksa ditunda karena cuaca ekstrem.

Rapat Kerja Pengurus BP2KNA, tim yang dibentuk untuk pembentukan provinsi khusus kepulauan Natuna - Anambas rencananya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris.

Wakil Ketua Panitia Pelaksana Rapat Kerja BP2KKNA, Muh. Nasrul Arsyad mengungkapkan, adanya perubahan jadwal pelaksanaan Rapat Kerja dari keputusan yang telah ditentukan oleh panita pelaksana.

Sebelumnya jadwal pelaksanaan Rapat Kerja tersebut dilaksanakan pada hari ini, jumat (16/9/2022).

Baca juga: Umar Natuna Jadi Ketua Badan Perjuangan Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas

Namun lantaran adanya kesalahan teknis, rapat ditunda dan dilaksanakan esok hari.

"Sedianya Rapat Kerja ini kita laksanakan hari ini. Namun, karena terkendala transportasi akibat cuaca ekstrem, rombongan pengurus dari Natuna mungkin akan tiba di Anambas besok pagi," ucapnya, Jumat (16/9/2022).

Terkait persiapan pelaksanaan, lanjut Nasrul telah mencapai 90 persen.

Tinggal pemasangan aksesoris dan alat keperluan rapat kerja.

"Insya Allah besok fix rapat kita laksanakan dan dibuka langsung oleh Bupati Anambas. Rapat berkemungkinan akan berlangsung hingga malam," terangnya.

Sementera itu, Sekretaris Umum BP2KKNA, Indra Syahputra menuturkan, dalam pelaksanaan rapat kerja nantinya akan dibentuk lima rapat komisi untuk membahas program kerja pengurus dalam menyusun proposal dan pembentukan tim lobi.

Baca juga: Ketua Kadin Natuna Sepakat Provinsi Khusus Natuna, Imbas Masuknya Kapal China

"Rapat kerja ini kita akan membagi lima komisi. Jadi komisi satu bidang program kerja. Komisi 2 bidang proposal dan kajian akademik. Komisi 3 bidang penggalangan dukungan masyarakat, Komisi 4 bidang aksi dan diplomasi serta komisi 5 bidang rekomendasi," sebutnya.

Dirinya pun menyatakan, rapat kerja itu nantinya akan merampungkan hasil pembahasan berupa proposal akademis yang akan diajukan kepada pemerintah provinsi dan DPRD untuk mendapatkan rekomendasi.

"Untuk itu kita berharap semoga rapat kerja besok berjalan tertib dan lancar sehingga menghasilkan keputusan bersama," pungkasnya.(TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved