Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Basarnas Natuna Cari Nelayan Bagan Asal Anambas Hilang saat Melaut

Basarnas atau KPP Natuna bersama Tim SAR Gabungan mencari seorang nelayan bagan asal Anambas yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Sabtu (17/9).

TribunBatam.id/Dok KPP Natuna
Keterangan Foto: Tribun/Dokumentasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna bersama Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bagan ikan asal Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Kepulauan Riau (Kepri) yang jatuh ke laut, Sabtu (17/9/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna bersama Tim SAR gabungan sedang mencari seorang nelayan bagan ikan asal Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Kepulauan Riau (Kepri) yang jatuh ke laut, Sabtu (17/9/2022).

Dari informasi yang dihimpun KPP Natuna, nelayan bagan ikan itu bernama Rio Saputra (37), warga Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, Kabupaten Anambas.

Anggota KPP Natuna menduga, nelayan bagan asal Anambas itu jatuh ke laut akibat dihantam gelombang tinggi.

Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel menyampaikan bahwa, berdasarkan laporan rekan korban, Fitrah kepada Petugas Siaga Komunikasi KPP atau Basarnas Natuna, korban terjatuh saat memperbaiki mesin.

Namun dikarenakan kuatnya arus yang disertai gelmbang membuat Rio jatuh dan hanyut dan tidak bisa kembali ke bagan.

Fitrah dan rekan nelayannya sempat melakukan pencarian secara mandiri namun tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Nelayan Bintan Senang, KSOP Kelas III Kijang Gelar Pengurusan E Pass Kecil Gratis

Mendapat laporan tersebut, lanjut Mexi, KPP Natuna langsung melakukan pencarian pada pukul 20.00 WIB menggunakan satu Unit Rigid Inflatable Boat ( RIB) milik Pos Pencarian dan Pertolongan Anambas, namun juga tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian pada hari kedua, Minggu (18/9/2022) dengan menyisir area lokasi jatuhnya korban yakni di Perairan Tanjung Pedas Kabupaten Anambas pada Posisi 3°15'18.90" N - 106°10'11.10" E.

"Hari ini kita lanjutkan pencariannya," kata Mexi, Minggu (18/9/2022).

Ia mengatakan dalam operasi SAR tersebut pihaknya melibatkan unsur Lanal Tarempa, Polair Polres Anambas, BPBD Anambas, Himpunan Nelayan Anambas serta masyarakat dan nelayan setempat.

Baca juga: Jenazah Sulaiman Nelayan Bintan yang Hilang saat Melaut sudah Dimakamkan

"Saat ini gelombang cukup rendah berkisar 0,5 meter hingga 1,25 meter. Semoga pencarian segera membuahkan hasil dan korban ditemukan dalam keadaan selamat," harap Mexi.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved