BERITA CHINA
Tak Hanya China, Warga Thailand Heboh Jual Ginjal Demi iPhone
Warga Thailand heboh dengan foto orang memegang iPhone sambil menunjukkan bagian ginjal mereka. Jual ginjal demi iPhone pernah terjadi di China.
CHINA, TRIBUNBATAM.id - Memiliki iPhone 14 di China rupanya memiliki rasa kebanggaan tersendiri.
Tidak hanya di Indonesia, orang yang memiliki iPhone, apalagi seri terbaru seperti iPhone 14 di China dianggap keren hingga menaikkan status sosial.
Sayangnya, orang-orang di China mengambil 'jalan' pintas untuk bisa mendapat iPhone itu.
Salah satu yang mereka lakukan adalah dengan menukar organ mereka seperti ginjal untuk mendapat ponsel berlambang apel itu.
Fenomena jual anggota tubuh demi iPhone sendiri memang bukan cerita baru di China.
Yang dijual tak hanya ginjal, melainkan organ hati hingga mata pun pernah dilaporkan ditukar dengan iPhone model terbaru.
Baca juga: Jerman Cemas, China Makin Lengket dengan Rusia
Pria bernama Xiao Wang ini salah satunya.
Ia nekat menjual salah satu ginjalnya demi iPhone 4.
Saat itu, Wang masih berusia 17 tahun.
Ia sangat menginginkan iPhone 4 karena konon di sekolah Wang, siapa pun yang memiliki iPhone akan dianggap 'keren'.
Setelah mendapat informasi bahwa ia akan tetap hidup dengan hanya satu ginjal, Wang pergi ke salah satu rumah sakit 'abal-abal' untuk mengambil ginjalnya.
Seorang arbiter rumah sakit tersebut mengatakan bahwa Wang akan hidup normal kembali setelah pemulihan selama satu minggu.
Sayangnya, apa yang dikatakan arbiter tadi justru tidak terjadi.
Baca juga: Biasa Pakai Android, 5 Kesalahan Ini Kerap Dilakukan Pengguna Baru iPhone
Rumah sakit tempatnya mengekstrasi ginjal tidak memiliki sanitasi yang baik dan menyebabkan infeksi pada luka operasi.
Bukannya membaik seperti yang dijanjikan, kondisi Wang justru semakin memburuk akibat infeksi tersebut.
Sejak saat itu, Wang harus menjalani perawatan di rumah sakit yang bonafide.
Ginjal tunggalnya semakin memburuk, membuat Wang tidak bisa beraktivitas.
Sehingga, selama tujuh tahun, Wang harus menghabiskan waktunya tidur di atas kasur.
Arbiter dan rumah sakit tempat Wang mengekstrasi ginjal telah diseret ke pengadilan pada peristiwa yang terjadi pada 2011 ini.
Keluarga Wang juga dilaporkan telah menerima uang kompensasi yang disebut cukup oleh rumah sakit.
Cerita lainnnya masih datang dari Negeri Panda.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat Gempa Bumi di China Bertambah Menjadi 65 Orang, 12 Orang Masih Hilang
Dua pria bernama Wu dan Huang bersikeras ingin mendapat iPhone 6S dengan cara menjual organ tubuhnya.
China Daily melaporkan bahwa Wu dan Huang menjelajah internet untuk mencari "agen" yang bersedia mengatur transaksi.
Agen yang dipilih keduanya lantas meminta agar Wu dan Huang memeriksakan diri terlebih dahulu di sebuah rumah sakit di Nanjing untuk memastikan ginjal yang ditawarkan masih berfungsi dengan baik.
Saat agen tidak muncul di rumah sakit, Sabtu (12/9/2015), Wu mempertimbangkan kembali rencana gilanya itu.
Dia kemudian mengajak Huang untuk membatalkan niat.
Namun, Huang menolak dan bersikeras untuk maju terus. Wu akhirnya mengadukan Huang kepada pihak yang berwajib dan Huang pun melarikan diri.
WARGA Thailand Heboh
Tidak hanya di China, sebuah foto yang menunjukkan tiga orang berpose dan masing-masing memperlihatkan bekas luka operasi di perut sebelah kanan sembari memegang iPhone 14 viral di Thailand.
Foto itu sendiri sebenarnya berasal dari sebuah klinik kecantikan di Laos, dan unggahan foto itu hanya ditujukan sebagai lelucon.
Sayangnya ketika foto ini viral di Thailand, banyak orang memercayai bahwa orang-orang di foto itu rela menjual ginjalnya demi beli iPhone 14.
Palang Merah Thailand kemudian mengecam konten tersebut karena dinilai bisa menginspirasi orang bertindak gegabah hanya demi iPhone.
"Tidak ada perdagangan organ seperti ini. (Praktik) Itu dilarang. Tidak pantas perdagangan organ dipromosikan, apalagi untuk ditukar dengan uang untuk membeli iPhone. Itu tidak bermoral dan tidak etis," kata Sophon Mekthon dari Pusat Donasi Organ Palang Merah Thailand.
Baca juga: 5 Fitur Baru iOS 16 dan Wajib Dicoba di iPhone, Bisa Lihat Password WiFi
Masyarakat Laos sendiri sepaham bahwa konten itu hanya merupakan lelucon.
Apalagi pendapatan orang Laos memang lebih rendah dibanding harga iPhone 14, sehingga konten itu dianggap sesuai konteks masyarakat setempat.
Di Laos, orang-orang mendapat upah minimum sekitar 114 dolar AS per bulan (Rp 1,7 juta).
Sedangkan di Thailand, upah minimumnya sekitar 343 dolar AS (Rp 5,1 juta). Jadi, harga iPhone 14 memang lebih mahal bagi orang Laos dibanding orang Thailand, dihimpun KompasTekno dari Mothership, Senin (19/9/2022).
Terlepas dari tujuan konten asal Laos itu sebagai lelucon, Mekthon mengajak masyarakat Thailand mendaftar ke Pusat Donasi Organ Palang Merah Thailand untuk menjadi pendonor organ setelah mereka meninggal.
Menurutnya, Thailand kekurangan donor sedangkan sekitar 6.000 orang menunggu dan mendaftar sebagai penerima.
Adapun foto yang diunggah oleh klinik kecantikan asal Laos di atas sudah dihapus.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Lely Maulida)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/iphone12-pro1.jpg)