DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Anambas Terima Bantuan 12 Tower Telekomunikasi Program BAKTI Kemkominfo

Pemkab Anambas menerima bantuan 12 tower telekomunikasi program BAKTI Kemkominfo untuk 12 desa yang diusulkan pada tahun 2021.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok, Diskominfotik Anambas
Potret tahap pengerjaan lahan pembangunan tower BTS USO di Desa Mengkait, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (23/9/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Usulan pembangunan tower sinyal telekomunikasi oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas atau Pemkab Anambas kepada Kementerian Kominfo RI akhirnya membuahkan hasil.

Usulan pembangunan tower untuk 12 desa pada tahun 2021 itu, telah dikoordinasikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Anambas melalui rapat pertemuan dan upaya lobi di pusat.

Kini pada tahun 2022, Kementerian Kominfo RI melalui Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) siap mengakomodir usulan Pemkab Anambas tersebut.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan, usulan tersebut seyogyanya untuk memenuhi kebutuhan layanan dan perluasan jangkauan akses telekomunikasi wilayah perbatasan yang susah sinyal.

"Sebagai daerah kawasan strategis perbatasan negara yang harus dijaga tentu membutuhkan perhatian pemerintah pusat diberbagai sektor, salah satunya kebutuhan akses telekomunikasi pada kawasan perbatasan, terpencil dan terluar," ujarnya, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Upaya Pemprov Kepri Hapus Blankspot Sinyal di Kepulauan Riau

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kominfotik Anambas Jeprizal mengatakan, pembangunan Base Tranceiver Station atau BTS itu akan dibangun tahun ini di 12 titik lokasi pulau-pulau yang sulit sinyal.

"Benar usulan 12 tower BTS USO Daerah Perbatasan yang diusulkan, akan di bangun dan sekarang perangkat dan materialnya sudah datang menggunakan kapal tol laut," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunbatam.id.

Ia menjelaskan, program bantuan 12 tower BTS USO ini dibangun langsung oleh Kementrian Kominfo melalui Konsorsium Fibehime Telkominfra MTD, selaku penyedia Infrastruktur Base Tranciever Station paket Sumatera,

Sementara untuk lahan, sambungnya, disediakan oleh pemerintah daerah baik dari desa maupun juga masyarakat.

"Pembangunan fisik seluruhnya dikerjakan oleh mitra pelaksana yang mana operator yang nantinya akan hadir yaitu sinyal XL Axiata," sebutnya.

Layanan sinyal XL Axiata ini nantinya juga hanya dapat menjangkau area lokasi desa disekitarnya, dikarenakan ketinggian tower BTS USO hanya berkisar dibawah 32 meter.

Baca juga: Sekda Anambas Resmikan Turnamen Tenis ADC CUP Sambut Peringatan HSN 2022

Adapun konstruksi spesifikasi yakni, Tower SST 3L 32 Height Light, Tower Tubelar Triangle Guyed Mast 32 Height dan Tower Guyed Mast 18 Height.

"Teknologinya transmisinya masih menggunakan Vsat, karena kondisi wilayah yang berjauhan sehingga belum memungkinkan digunakannya teristerial, baik secara transmisi radio maupun fiber optik," jelasnya Jeprizal.

Untuk pembangunan BTS USO ini mencakup wilayah Kecamatan Jemaja Barat, Kecamatan Jemaja Timur, Kecamatan Jemaja.

Kemudian Kecamatan Siantan Selatan, Kecamatan Siantan Tengah, Kecamatan Siantan Timur, Kecamatan Siantan Utara dan Kecamatan Siantan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved