Breaking News:

Kendaraan FTZ di Batam Akan Berpelat Hijau Mulai 1 Oktober 2022, Ini Kata Polisi

Pelat kendaraan FTZ di Batam yang semula hitam tulisan putih, akan berganti menjadi warna hijau tulisan hitam. Aturan ini mulai berlaku 1 Oktober 2022

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
Personel Ditlantas Polda Kepri memegang pelat kendaraan hijau dan putih, Kamis (29/9/2022) di Mapolda Kepri, Batam. Mulai 1 Oktober 2022, kendaraan FTZ di Batam dan sekitarnya akan berganti pelat warna hijau 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bagi anda warga Batam dan sekitarnya pemilik Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau TNKB khusus kawasan perdagangan bebas atau FTZ, siap-siap pelat kendaraan anda akan segera berubah warna menjadi hijau!

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri mulai melakukan perubahan di bidang registrasi dan identifikasi (Regiden) terhadap TNKB Ranmor pergantian pelat kendaraan bermotor, khususnya di Batam.

Pelat kendaraan FTZ di Batam yang semula hitam tulisan putih, akan berganti menjadi warna hijau tulisan hitam.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto mengatakan, pergantian pelat kendaraan di Batam akan dimulai per 1 Oktober 2022 mendatang.

“Untuk kendaraan baru TNKB kawasan FTZ otomatis sudah pelat hijau. Sedangkan kendaraan yang FTZ yang sudah berjalan, nanti pelatnya akan berganti ketika masa berlakunya sudah habis dan melakukan pergantian,” ujar Dirlantas Tri di Posko Gakkum ETLE, Mapolda Kepri di Batam, Kamis (29/9/2022).

Dalam hal ini, Tri Yulianto menegaskan, Polri melakukan perubahan pada warna dasar TNKB khusus pada kawasan FTZ dengan TNKB warna dasar hijau tulisan hitam bagi kendaraan tidak dikenakan bea masuk dan juga dalam penerbitan STNK dan BPKB dibubuhkan stempel Fasilitas FTZ pada lembar STNK maupun BPKB.

Baca juga: Ditlantas Polda Kepri Mulai Terapkan Pelat Nomor Putih untuk Kendaraan Bermotor

Dijelaskan Tri, penerapan dan pemberlakuan perubahan warna pelat kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas sudah diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 41 Tahun 2021 dan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang kenderaan bermotor yang berada di perdagangan bebas dan Pelabuhan bebas.

TNKB hijau dan tulisan hitam diatur pada pasal 45 ayat 1 (f) yaitu untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas mendapatkan tiket bea masuk dan fasilitas pembebasan bea masuk.

Oleh karena itu, plat hijau diperuntukkan untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas atau yang secara internasional dikenal dengan istilah Free Trade Zone (FTZ).

Diketahui, bea masuk dibayarkan saat suatu barang atau hasil produksi berpindah dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) ke kawasan yang memberlakukan pabean normal.

Baca juga: Sepekan Tilang Elektronik ETLE di Batam, Polisi Catat 72885 Pelanggar Lalu Lintas

Sehingga secara otomatis terbebas dari penanganan bea masuk seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan cukai.

Selain pelat kendaraan warna hijau, pelat kendaraan warna putih juga sudah mulai berlaku di Batam. Pergantian pelat warna hitam ke putih ini mengaju pada kebijakan pusat. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved