Rabu, 22 April 2026

PENANGANAN COVID

Stok Vaksin Covid-19 Batam Kosong, Dinkes Masih Tunggu Info Kemenkes

Dinkes Batam masih belum tahu kapan stok covid-19 Batam kembali datang dari Kemenkes RI.

TribunBatam.id/Dokumentasi Polsek Batu Ampar
Warga mengikuti vaksinasi covid-19 di Polsek Batuampar Polresta Barelang Batam, Sabtu (13/8/2022). Dinkes Batam melaporkan stok vaksin covid-19 kosong. Mereka belum bisa memastikan kapan stok vaksin covid-19 dari Kemenkes kembali tersedia. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas kesehatan (Dinkes) Batam mengungkap stok vaksin covid-19 sedang kosong.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batam, Melda Sari mengatakan, kosongnya stok vaksin covid-19 di Batam itu sudah terjadi sejak, Senin (26/9/2022).

Dinkes Batam saat ini masih menunggu stok vaksin dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Vaksin (Covid-19) sementara ini belum ada,” ujarnya, Jumat (30/9/2022).

Pihaknya belum dapat memastikan kapan stok vaksin covid-19 untuk Kota Batam tersedia.

Ini karena Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri juga masih menunggu informasi dari Kemenkes.

“Kami lagi nunggu,” katanya.

Baca juga: Wakil Bupati Natuna Terpapar Covid-19, Kini Rodhial Huda Terbaring Lemah di RSUD

Dampak kondisi ini sentra vaksinasi Covid-19 menghentikan sementara kegiatannya sampai stok vaksin Covid-19 tiba.

Sementara itu, hingga Rabu (28/9/2022), realisasi vaksin Covid-19 di Batam untuk dosis pertama telah tercapai 105,98 persen.

Adapun untuk dosis kedua telah tercapai 93,60 persen serta dosis booster telah tercapai 62,53 persen.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan bahwa pihaknya telah menyurati Menteri Kesehatan (Menkes) RI agar dapat mengirimkan vaksin.

“Dinkes Provinsi sudah surati pak Menteri,” ujar Ansar saat berada di Kota Batam berapa waktu lalu.

Namun sudah seminggu setelah surat dikirimkan, hingga kemarin belum ada jawaban.

Baca juga: Aturan Pemakaman Pasien Covid-19 Melonggar Imbas Turunnya Kasus Corona

Padahal program vaksinasi booster masih terus berjalan.

“Memang seharusnya kita mesti menjamin vaksin booster,” kata Ansar Ahmad.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved