Kamis, 16 April 2026

Warga Bukit Raya Batam Terpaksa Mandi Pakai Air Isi Ulang, Ini Reaksi Anggota DPRD

Anggota DPRD Batam Thomas Arihta Sembiring beri tanggapan terkait warga Bukit Raya yang terpaksa mandi pakai air isi ulang karena air tak mengalir

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Akibat air bersih tak mengalir selama dua hari, warga Perumahan Bukit Raya Batam menggunakan air isi ulang untuk mandi dan bersih-bersih, Kamis (29/8/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Persoalan air bersih di Perumahan Bukit Raya membuat Anggota Komisi III DPRD Batam, Thomas Arihta Sembiring, geram.

Pasalnya, air tidak mengalir di perumahan yang terletak di Kecamatan Batam Kota tersebut selama beberapa hari. Sehingga, sebagian warga terpaksa menggunakan air isi ulang atau air galon untuk mandi dan aktivitas lainnya.

"Ini larinya ke Undang-Undang [UU] Perlindungan Konsumen. Dalam UU itu, penyedia air bertanggungjawab mendistribusikan air sesuai yang ada dalam kontrak atau konsesi," tegasnya saat dihubungi Tribun Batam, Jumat (30/9/2022).

Bahkan, lanjut Thomas, jika PT Moya Indonesia selaku pengelola air tak mampu mendistribusikannya secara maksimal, masyarakat bisa menuntut.

"Artinya, telah terjadi wanprestasi. Nah, masyarakat bisa menuntut, termasuk dengan kerugian masyarakat akibat kondisi tersebut," sambungnya.

Pihaknya pun berjanji untuk segera memanggil PT Moya Indonesia.

Baca juga: AIR Bersih tak Mengalir Dua Hari, Warga Bukit Raya Batam Mandi Pakai Air Galon

Bukan tanpa alasan, aliran air di Perumahan Bukit Raya Batam sudah tak mengalir sejak beberapa hari lalu.

Oleh karenanya, Thomas tak ingin terjadi konflik sosial di tengah masyarakat akibat kondisi ini.

"Akan kita panggil PT Moya, kenapa tidak bisa memenuhi itu. Apa permasalahannya. Karena masyarakat tidak mau tahu urusan teknis. Yang jelas, mereka bayar dan air harus bisa didistribusikan secara baik," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Perumahan Bukit Raya, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih sejak Rabu (28/9/2022) pagi.

Ironisnya, kondisi ini berlangsung hingga Kamis, (29/9/2022).

Pantauan TRIBUNBATAM.id sebagian warga terpaksa menampung air yang mengalir kecil tersebut ke dalam drum berwarna biru.

Ada juga yang menggunakan air isi ulang untuk mandi, bersih-bersih dan mencuci.

(tribunbatam.id/ichwannurfadillah)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved