Sosok Ipda Supriadi Joker, Kisah Panjang Polisi Humanis yang Kini Sudah Berpulang
Ipda Supriadi, sosok polisi yang dikenal luas dengan sapaan "Joker" meninggal dunia saat tengah menjalankan tugas kedinasan.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kabar duka itu datang dari Jakarta, membawa kehilangan yang terasa begitu dekat bagi banyak orang di Batam.
Ipda Supriadi, sosok polisi yang dikenal luas dengan sapaan "Joker" meninggal dunia saat tengah menjalankan tugas kedinasan.
Ia mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan sekira pukul 00.30 WIB, pada Kamis (16/4/2026)
Saat itu, pria yang menjabat Ps. Paur 2 Subbid Mulmed Bidhumas Polda Kepri itu sedang mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri.
Kepergian ini bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan institusi, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok polisi yang hangat dn berbeda.
Di balik seragamnya, Supriadi dikenal sebagai pribadi yang santai, humoris, dan mudah membangun kedekatan.
Nama "Joker" yang melekat padanya ternyata punya cerita panjang.
Julukan itu berasal dari masa kecilnya di Sidempuan, ketika ia kerap diejek teman-temannya.
Awalnya, panggilan itu sempat membuatnya kesal, namun seiring waktu, ia justru menerimanya dan menjadikannya bagian dari dirinya.
Baca juga: Kabar Duka, Ipda Supriadi Joker Anggota Humas Polda Kepri Meninggal Dunia
Siapa sangka, nama yng dulu merupakan ejekan itu kemudian menjadi identitas yang dikenal luas, bahkan lebih melekat dibanding nama aslinya.
"Joker" bukan sekadar nama, tetapi cara ia hadir di tengah orang lain membawa tawa, mencairkan suasana, dan menghadirkan sisi humanis seorang anggota polisi.
Dalam kesehariannya, terutama di media sosial, ia dikenal aktif berinteraksi dengann masyarakat.
Bahkan melalui akun Instagram pribadinya, ia kerap membagikan informasi seputar kejadian di Batam hingga isu nasional.
Namun yang paling diingat banyak orang adalah cara ia merespons komentar, termasuk kritik dengann gaya santai dan candaan cerdas, tanap kehilangan ketegasan.
Pendekatan itu membuat sosok polisi terasa lebih dekat. Ia menunjukkan bahwa komunikasi bisa dibangun tanpa harus berjarak, tanpa harus selalu kaku.
| Pasutri Asal Banyuwangi Jadi Tersangka TPPO di Batam, Rekrut CPMI Ilegal ke Malaysia |
|
|---|
| Surat Rekomendasi Kapal Fiktif Terbongkar, Polairud Polda Ungkap Mafia BBM Subsidi di Batam |
|
|---|
| Propam Polda Kepri Selidiki Dugaan Keterlibatan Walpri Gubernur di Kasus Judi Online Batam |
|
|---|
| Dua Siswa SD di Batam Diduga Terpapar Jaringan Terorisme, Kini Didampingi Polda Kepri |
|
|---|
| BP Batam Minta TN Tanggung Jawab Setelah Tebang 300 Pohon Jati Emas dalam 2 Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ipda-Supriadi-alias-Joker-164.jpg)