TRAGEDI KANJURUHAN

9 Poin Gugatan Aremania Pada Jokowi hingga Panglima TNI, Desak Permintaan Maaf Tragedi Kanjuruhan

Aremania, suporter Arema FC, gugat Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali hingga Panglima TNI. Berikut tuntutannya

SURYA/PURWANTO
Sejumlah suporter berdoa di depan pintu masuk tribun 12 Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan yang menelan banyak korban jiwa, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Sejumlah saksi mata mengatakan, pintu tribun ini menjadi saksi bisu banyaknya korban suporter Aremania yang meninggal dunia usai laga sepak bola Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. 

Di sisi lain, gugatan ini ditembuskan kepada Pengadilan Internasional di Den Haag, Belanda, FIFA, Komnas HAM, Kompolnas, KPAI, hingga Komnas Perempuan.

Tribunnews.com telah menghubungi Stafsus Mensesneg Faldo Maldini untuk meminta tanggapan terkait somasi ini.

Namun hingga berita ini diturunkan belum merespons.

Update Jumlah Korban: 131 Orang Meninggal Dunia

Pada update terbaru, jumlah korban tragedi di Stadion Kanjuruhan bertambah menjadi 131 orang.

Hal ini disampaikan oleh Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto pada konferensi pers di Mapolres Malang, Selasa (4/10/2022).

"Terakhir saya dapat (data) terbaru, jumlah korban tewas naik menjadi 131 jiwa," ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo membenarkan data yang disampaikan Albertus.

Wiyanto mengungkapkan penambahan korban meninggal dunia lantaran ada enam korban yang belum teridentifikasi dalam pendataan sebelumnya.

"Sebelumnya enam korban ini tidak terdata karena langsung dievakuasi keluarga secara mandiri ke rumah duka," paparnya.

Adapun rincian dari 131 korban jiwa tersebut, sejumlah 54 korban dievakuasi ke RS Wava Husada Kepanjen.

Kemudian dua korban di RS Hasta Brata Batu, 21 Korban di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, 20 korban di RS Saiful Anwar Malang, dan 15 korban di RS Teja Husada Kepanjen.

Serta ada satu korban di RS Ben Mari Pakisaji, tiga Korban di RS Hasta Husada Kepanjen, empat korban di RSI Gondanglegi, satu korban di RS Salsabila Husada Kromengan, dan satu korban di RST Soepraoen Malang.

Sementara terdapat sembilan korban jwa yang langsung dievakuasi ke rumah duka.

"Sementara untuk korban luka ringan sebanyak 260 orang, luka berat 39 orang," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved