TRAGEDI KANJURUHAN

9 Poin Gugatan Aremania Pada Jokowi hingga Panglima TNI, Desak Permintaan Maaf Tragedi Kanjuruhan

Aremania, suporter Arema FC, gugat Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali hingga Panglima TNI. Berikut tuntutannya

SURYA/PURWANTO
Sejumlah suporter berdoa di depan pintu masuk tribun 12 Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan yang menelan banyak korban jiwa, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Sejumlah saksi mata mengatakan, pintu tribun ini menjadi saksi bisu banyaknya korban suporter Aremania yang meninggal dunia usai laga sepak bola Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. 

Penambahan korban jiwa ini membuat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan menjadi tragedi sepakbola paling mematikan ke-2 sepanjang sejarah sepak bola dunia.

Tragedi ini di bawah peristiwa yang terjadi di Estadio Nacional, Peru saat pertandingan antara Peru melawan Argentina pada tahun 1964.

Pada insiden tersebut, 328 orang harus meregang nyawa akibat kerusuhan yang terjadi setelah wasit menganulir gol dari Peru pada menit akhir saat tim tuan rumah menyamakan kedudukan.

Keputusan ini membuat pendukung Peru meluapkan kemarahannya dan merangsek ke dalam lapangan.

Polisi yang berjaga pun bereaksi dengan menembakan gas air mata ke arah penonton.

Penonton pun panik dan berjejal untuk keluar dari stadion.

Namun akibat pintu stadion yang saat itu terbuat dari baja sangat sulit dibuka maka penonton pun terjebak dalam kerumunan sehingga mengakibatkan banyaknya korban jiwa.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Kompas.com/Imron Hakiki)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beredar Surat Aremania Gugat Jokowi hingga Panglima TNI, Desak Permintaan Maaf Tragedi Kanjuruhan

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved