BANJIR DI BATAM
Warga Batuaji Khawatir Banjir di Batam Terulang, Drainase Jadi Sorotan
Warga Kecamatan Batuaji Batam khawatir banjir di Batam kembali terulang. Pembangunan drainase pun menjadi sorotan mereka.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga yang tinggal di Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji khawatir terjadi banjir di Batam.
Banjir di Batam sebelumnya pernah terjadi di permukiman penduduk di Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji.
Hujan yang terjadi akhir-akhir ini ditambah kondisi saluran drainase menjadi sejumlah penyebab banjir di Batam itu.
Kondisi saluran drainase ini yang membuat warga yang tinggal di Kelurahan Bukit tempayan khawaitir banjir di Batam kembali terulang.
Pasalnya saluran drainase induk yang merupakan pembuangan air dari perumahan mereka sedang dalam perbaikan.
Saat ini pemerintah Kota Batam, sedang melakukan perbaikan saluran drainse, mulai dari Simpang RSUD Embung Fatimah sampai dengan jalan R.Suprapto.
Baca juga: Waspada Banjir di Batam, Polsek Sekupang Kerahkan Anggota Beri Sosialisasi Warga
Sementara saluran drainase tersebut merupakan saluran induk dari beberapa perumahan di Kelurahan Bukit Tempayan, Batuaji.
Perbaikan saluran drainse itu tersebut membuat air hujan tidak lancar dari perumahan. Hal tersebut membuat warga khawatir terjadi Banjir.
Beberapa perumahan di Kelurahan Bukit Tempayan yang buangan saluran airnya ke lokasi perbaikan saat ini.
Di antaranya Perumahan Sierra, Perumahan Paradise, Perumahan Masyeba, dan sebagian perumahan di kawasan Puskopkar.
Pantauan TribunBatam.id, Sabtu (8/10/2022) perbaikan saluran tersebut saat ini sedang dalam pembangunan dinding saluran.
Perbaikan saluran dilaksanakan di sisi kiri dan sisi kanan di jalan Pahlawan.
Aswin, warga perumahan Sierra, mengatakan beberapa minggu terakhir dirinya selalu was-was saat hujan deras turun apalagi hujan turun dalam waktu yang lama.
Baca juga: Banjir di Batam, Warga Tiban Kampung Sebut Tinggi Air Sedada Orang Dewasa
"Dulu sebelum saluran diperbaiki, komplek kami sering banjir, tapi setelah dilakukan normalisasi, tidak banjir lagi. Tapi tetap saja kami masih cemas," kata Aswin.
Sementara saat ini dirinya semakin khawatir karena saluran drainase sedang dilakukan perbaikan.
"Itukan saluran diperbaiki, dan kondisi saluran tidak lancar. Jadi kita khawatir juga kalau hujan turun," sebutnya.
Dia menjelaskan beberapa minggu terakhir belum pernah banjir, hanya saja saat hujan deras turun dan berlangsung lama, air di saluran sudah mulai naik.
Rino, warga Masyeba juga mengaku khawatir atas kondisi hujan akhir-akhir ini.
Dia juga berharap kontraktor perbaikan saluran agar selalu mengecek kondisi saluran agar tidak sampai ada yang tersumbat.
"Kalau ada yang tersumbat, komplek kita pasti tenggelam,"kata Rino.
Baca juga: Cegah Banjir di Batam, Dinas Bina Marga Kerahkan Alat Berat Normalisasi Drainase
Dia juga berharap kontraktor melaksanakan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-Batuaji-cemas-banjir-di-Batam-kembali-terulang.jpg)