BERITA KRIMINAL
Oknum ASN di Jateng Pemodal Uang Palsu Lintas Provinsi Hingga Rp 3,3 Miliar
Oknum ASN di Jateng menjadi pemodal uang palsu lintas provisi hingga Rp 3,3 Miliar. Dalam sehari, uang palsu bisa dicetak hingga Rp 2,2 Miliar.
KEDIRI, TRIBUNBATAM.id - Oknum ASN atau Aparatur Sipil Negara jadi tersangka dalam pembuatan uang palsu lintas provinsi.
Tak tanggung-tanggung, oknum ASN yang berdinas sebagai salah satu guru SMP di Grobogan, Jawa Tengah itu menjadi pemodal pembuat uang palsu lintas provinsi hingga Rp 3,3 Miliar.
Selain oknum ASN berinsial SD (48) yang menjadi pemodal dalam pembuatan uang palsu lintas provinsi, polisi menangkap sepuluh tersangka lainnya.
Produksi uang palsu ini diketahui mencapao Rp 2,2 Miliar dalam sehari.
Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan M (52) warga Kecamatan Ngadiluwih yang berstatus tersangka juga.
Anggota Satreskrim Polres Kediri menerima laporan dari sebuah bank pelat merah pada 14 Oktober 2022 yang menemukan uang palsu senilai Rp 9,7 juta.
Baca juga: Bank Indonesia Kepri Musnahkan 5.052 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan Rp 50 Ribu
Tersangka M (52) diketahui bertransaksi di menggunakan layanan yang disediakan oleh bank BUMN itu menggunakan uang palsu.
"Kami menemukan uang Rupiah lembaran palsu senilai Rp 9,7 juta yang dilaporkan oleh pihak bank," kata Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Putra Atmada, Jumat (4/11/2022).
Polisi mengungkapkan, tersangka M mendapatkan uang palsu dengan skema penukaran satu banding dua.
"Ibarat Rp 35 juta uang asli ditukarkan dengan Rp 75 juta uang palsu," ujar Rizkika.
Dari keterangan M itu, polisi melakukan penyelidikan mendalam dan akhirnya menangkap 11 orang.
Salah satunya adanya adalah oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial SD (48), yang bekerja sebagai guru SMP di Grobogan, Jawa Tengah.
SD diduga telah mendanai sindikat itu sebesaar Rp 3,3 miliar.
"Itu total uang akumulatif pendanaan," lanjut Rizkika.
Baca juga: Komplotan Pengedar dan Pembuat Uang Palsu Dibekuk Polisi, Sudah 2 Bulan Beroperasi
Polisi mengungkap peran 11 orang yang diduga terlibat sindikat produsen uang palsu lintas provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wang-plsue.jpg)