Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Sidang Perdana Korupsi Dana Bos SMKN 1 Batam Bikin Hakim Geram

Dua terdakwa korupsi dana BOS SMKN 1 Batam bikin hakim PN Tipikor Tanjungpinang geram dalam sidang perdana mereka. Ini penyebabnya!

TribunBatam.id/Argianto DA Nugroho
Kepala SMKN 1 Batam Lea Lindrawijaya Suroso dan Bendahara Dana BOS W ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana BOS oleh Kejaksaan Negeri Batam, Senin (17/10/2022). Keduanya diduga menyalahgunaan dana BOS tahun 2017-2019 dengan kerugian Rp 469 juta. Sidang perdana kedua terdakwa ini membuat geram majelis hakim PN Tipikor Tanjungpinang. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua terdakwa korupsi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS SMKN 1 Batam mangkir dari persidangan.

Sidang perdana korupsi pengelolaan dana BOS SMKN 1 Batam itu digelar di PN Tipikor Tanjungpinang pada Kamis (3/11/2022).

Ketidakhadiran dua terdakwa korupsi pengelolaan dana BOS SMKN 1 Batam itu sempat membuat majelis hakim PN Tipikor Tanjungpinang geram.

Dalam sidang perdana korupsi pengelolaan dana BOS SMKN 1 Batam mengagendakan pembacaan dakwaan terhadap keduanya yaitu Lea Lindrawijaya Suroso dan Wiswirya Deni.

Gegara ketidakhadiran mereka, majelis hakim pun memutuskan sidang ditunda sampai Kamis (10/11/2022).

Baca juga: Diduga Palsukan BAP, Kuasa Hukum Kepsek SMKN 1 Batam Bakal Laporkan Penyidik Kejari

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana BOS SMK Negeri 1 Batam tahun anggara 2017-2019.

Dalam proses penyidikan, penyidik menemukan dugaan korupsi sekitar Rp 2 miliar.

Akan tetapi, hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri hanya menemukan kerugian negara senilai Rp 468 juta.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam atau Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra menuturkan, jikaJaksa Penuntut Umum (JPU) akan mengupayakan agar dua terdakwa bisa mengikuti persidangan.

"Yang pasti, sesuai fakta persidangan, hal tersebut menjadi catatan bagi majelis hakim," tegasnya kepada TribunBatam.id, Rabu (9/11/2022).

Baca juga: Ini Modus Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMKN 1 Batam

Riki menjelaskan, kedua terdakwa tak hadir dikarenakan pihak penasehat hukum mereka belum menerima salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari pengadilan.

"Menurut kami, itu bukan hal yang prinsip sehingga para terdakwa tidak mau hadir di persidangan," tambahnya.

Saat ini, kedua terdakwa diketahui sudah dipindahkan ke rumah tahanan (Rutan) Tipikor Tanjungpinang.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved