Senin, 25 Mei 2026

BATAM TERKINI

Dishub Batam Sebut Pelabaran Jalan Gajah Mada Tiban Biang Kemacetan

Dishub Batam menyoroti proyek pelebaran Jalan Gajah Mada Kecamatan Sekupang dengan titik kemacetan di Tiban.

Tayang:
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Potret lalu lintas di jalan Gajah Mada Batam, Provinsi Kepri, Jumat (31/12/2021). Dishub Batam menyebut proyek pelebaran jalan menjadi salah satu sebab biang kemacetan di jalan ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perhubungan atau Dishub Batam menyebut pelebaran jalan Gajah Mada di Kecamatan Sekupang menjadi salah satu titik rawan kemacetan di Tiban.

Kondisi macet di Jalan Gajah Mada Tiban Kecamatan Sekupang itu, menurut Dishub Batam mencapai puncaknya saat memasuki jam sibuk seperti pukul 17.00 WIB hingga malam hari.

Para pengendara yang melintasi Jalan Gajah Mada Tiba Kecamatan Sekupang pun akan terkurung macet.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Edward Purba, tak menampik jika jalan menuju Tiban menjadi titik kemacetan yang paling rawan saat ini.

Edo, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa pelebaran atau pembangunan jalan di sana menjadi alasan utama terjadinya kemacetan.

Baca juga: Parkir Sembarangan, Satu Mobil Toyota Prado Kena Derek Petugas Dishub Batam

"Titik macet paling tinggi saat ini memang hanya di Tiban. Jadi, kami mengimbau agar para pengendara tetap berhati-hati selama melintas," ujarnya kepada Tribun Batam, Jumat (11/11/2022).

Selain di Tiban, lanjut Edo, sejumlah simpang di Kota Batam juga sering terjadi kemacetan yang cukup parah.

Seperti di Simpang Cikitsu dan Simpang Sincom Batam Center.

"Tapi, Simpang Cikitsu dan Simpang Sincom itu jalannya berstatus jalan Provinsi Kepri. Jadi kami hanya bisa berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Kepri. Apakah diperlukan rekayasa lalu lintas atau bagaimana," sambungnya.

Meski rawan macet, Edo menyebut jika Simpang Cikitsu dan Simpang Sincom Batam tak terlalu jadi atensi.

Baca juga: Dishub Batam Kembali Gelar Razia, Kendaraan Parkir Sembarangan Langsung Didenda

Karena, kedua jalan tersebut hanya berstatus jalan alternatif, bukan termasuk jalan utama.

Pihaknya hanya memberikan atensi serius apabila jalan utama yang menjadi titik kemacetan terparah di Batam.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved