TIPS
5 Tips dan Cara Memilih Tempat Magang yang Tepat, Mahasiswa Wajib Simak
Ada beberapa tips mencari tempat magang yang perlu diketahui supaya tidak salah pilih nantinya. magang ini penting untuk membentuk pola karier kamu.
TRIBUNBATAM.id - Program magang umumnya banyak dilakukan oleh mahasiswa ketika memasuki semester 5 atau tingkat akhir.
Ada beberapa tips mencari tempat magang yang perlu diketahui supaya tidak salah pilih nantinya.
Mengingat, kegiatan magang ini penting untuk mengarahkan serta membentuk pola karier kamu ke tahap selanjutnya.
Selain itu, fase magang dapat dikatakan seperti gambaran besar dari dunia kerja sesungguhnya serta ada banyak hal yang perlu diperhatikan.
Tips dan cara mencari tempat magang
Kegiatan magang memberi banyak manfaat bagi para mahasiswa.
Mulai dari pengalaman, penerapan ilmu melalui praktik kerja, menumbuhkan rasa percaya diri, serta belajar membangun relasi.
Baca juga: Cara dan Syarat Daftar Beasiswa Merdeka Pendidikan, Lolos Seleksi Dapat Rp 2,5 Juta
Baca juga: 5 Aplikasi Kursus Online Bagi Mahasiswa yang Cocok Jadi Pendamping Belajar
Namun, manfaat tersebut akan lebih mudah didapat apabila mahasiswa magang di tempat yang lingkungan kerjanya suportif dan positif.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tips mencari tempat magang yang tepat untuk kamu simak.
1. Riset perusahaan
Riset perusahaan sangat penting dilakukan sebelum mulai magang, karena bagian ini menyangkut banyak hal.
Ketika sudah riset terlebih dulu, kamu jadi tahu mengenai latar belakang corporate atau startup tersebut bergerak di bidang apa saja.
Mengutip Forbes, tahapan selanjutnya yakni kamu bisa mencari tahu prosedur penerimaan magang, posisi yang dibutuhkan, fleksibilitas jadwal kerja, sampai sistemnya berbayar atau volunteer (sukarela) tanpa dibayar.
Yang perlu digarisbawahi, magang merupakan bagian dari pembelajaran di dunia kerja.
Pengalaman yang kamu dapatkan selama magang akan sangat berguna di masa depan, berapa pun upah yang dibayarkan.
Namun demikian, tetap batasi load pekerjaan agar terhindar dari eksploitasi.
Kemudian hal terpenting lainnya yaitu lokasi.
Pertimbangkan lokasi tempat magang yang strategis dengan banyak akses kendaraan umum serta tidak terlalu jauh dari tempat tinggalmu agar tidak menghabiskan banyak biaya transportasi.
2. Sesuaikan dengan latar pendidikan
Tips selanjutnya, pastikan bahwa tempat magang tersebut memang membuka kesempatan dengan posisi yang sesuai latar belakang pendidikanmu.
Baca juga: TRIK Lolos Seleksi Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2, Perhatikan Skor TOEFL
Baca juga: Cara Menabung Emas di Aplikasi DANA, Minimal Pembelian 0,01 gram
Contoh, bagi mahasiswa komunikasi, bisa merujuk ke tempat magang seperti konsultan humas atau PR (Public Relation), media penyiaran (radio, digital, televisi), agensi, dan banyak lagi.
Mengapa harus pilih tempat magang sesuai latar belakang pendidikan?
Hal ini berkaitan dengan ilmu praktik dari teori yang selama ini didapat dari kelas kuliah supaya relevan.
Ketika menjalani magang sesuai latar belakang pendidikan, Anda akan memperoleh gambaran tentang peluang karier yang mungkin bisa ditekuni setelah lulus nanti dan bermanfaat untuk mendukung pengalaman kerja dalam profil pada CV-mu kelak.
3. Tentukan durasi magang
Durasi magang pada umumnya berlangsung selama 3-6 bulan.
Tapi kebijakan ini tidak permanen dan bisa berbeda-beda sesuai perusahaan.
Sebagai mahasiswa magang, kamu harus mempunyai tujuan jelas yang nantinya bisa disepakati kedua belah pihak supaya tidak saling merugikan.
Tentukan, apakah ingin magang 3 bulan, kurang dari 3 bulan atau maksimal sampai 6 bulan.
Lalu, ketahui sistem kerjanya, apakah full time, part time, atau freelance.
Setelah itu, sesuaikan juga dengan jadwal kuliah.
Baca juga: 5 Tips dan Cara Bikin CV Lamaran Kerja yang Menarik Perhatian HRD
Baca juga: Cara Membuat CV Menggunakan Microsoft Word, Praktis dan Lebih Menarik
Sebisa mungkin fleksibel dan tidak mengganggu prioritas utama, jangan sampai menelantarkan pendidikan.
4. Mulai kirim CV
Apabila sudah banyak melakukan riset dan siap magang, buatlah daftar tempat magang impian untuk mulai mengirim CV (curriculum vitae).
Prosedur magang hampir sama seperti melamar pekerjaan pada umumnya, yaitu melampirkan resume atau CV, surat pengantar dari instansi pendidikan, serta portofolio apabila diminta.
Penulisan isi CV harus diperhatikan, tidak ada typo, dan tidak bertele-tele.
Buatlah secara ringkas dan semenarik mungkin supaya kesempatan dipanggil interview lebih besar.
Pastikan surel untuk mengirim CV memang benar dan aktif.
Waktu terbaik kirim lamaran antara pukul 6-10 pagi dan tidak lewat dari pukul 4 sore.
5. Bangun relasi dan kesan yang baik
Tahap ini juga penting untuk dilakukan, mengingat fase magang merupakan gerbang utama dalam berkarier.
Ketika kamu bergabung ke tempat magang yang tepat, biasanya ada peluang untuk bertemu dengan para pekerja tetap di sana.
Kesempatan ini jangan disia-siakan, sebisa mungkin belajar membangun relasi dengan baik dan jangan sungkan berkenalan dengan sopan pada orang-orang di berbagai divisi.
Tanyakan berbagai macam hal yang mungkin belum Anda tahu seputar pekerjaan, serta minta saran terbaik dari mereka jika memang diperlukan.
(TRIBUNBATAM.id/LIA SISVITA DINATRI)