KESEHATAN
4 Bahaya Vape, Sering Muncul Anggapan Salah di Pengguna Rokok Elektrik
Beberapa tahun belakangan sempat muncul pendapat vape atau rokok elektrik lebih sehat dari rokok tembakau. Pandangan salah itu kemudian memicu migrasi
TRIBUNBATAM.id - Beberapa tahun belakangan sempat muncul pendapat vape atau rokok elektrik lebih sehat dari rokok tembakau.
Pandangan salah itu kemudian memicu perokok aktif beberapa di antaranya bermigrasi menggunakan vape.
Selain itu, vape dianggap salah satu tahapan untuk menghentikan kebiasaan merokok tembakau.
Padahal anggapan-anggapan itu hanya isapan jempol belaka, alias salah sama sekali.
Menggunakan vape sama dengan merokok karena mengandung nikotin, zat kimia, serta perasa/flavour bersifat racun.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto bahkan mengatakan, dalam rokok elektrik terdapat nikotin, karsinogen, serta bahan toksik atau mengandung racun.
Bahkan vape menyebabkan adiksi. "Jadi tidak benar kalau rokok elektronik lebih aman. Meskipun tidak mengandung tar ternyata rokok elektronik itu ada bahan karsinogen," ujarnya dikutip dari Kompas.com.
Di bahwa ini adalah beberapa bahaya penggunaan vape atau rokok elektronik yang kerap diabaikan penggunanya.
1. Merusak paru-paru
Penggunaan vape atau rokok elektrik dapat merusak paru-paru.
Hal tersebut diungkapkan oleh dokter ahli jantung Stanton Glantz.
Sebuah studi pada Annual Review of Public Health juga menemukan bahwa menggunakan vape dapat membuat tubuh terkena racun dan partikel ultrafine level tinggi.
Racun tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru serta penyakit kardiovaskular lainnya.
Terdapat dua zat kimia yang berada dalam vape cair, yakni propylene glycol dan vegetable glycerin, dua zat tersebut juga merupakan komponen untuk mesin uap.
Baca juga: Apa Itu Evali? Penyakit Paru-paru Misterius Akibat Penggunaan Vape
Baca juga: Pelajar SMP di Solo Dikeluarkan dari Sekolah Setelah Konsumsi Rokok Vape
2. Merusak jantung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/eveva.jpg)