DISKOMINFO NATUNA

Pemkab Natuna Dukung Program Pembayaran Digital BI

Asisten Ekbang Pemkab Natuna Basri mengatakan, jika program pembayaran digital bisa terlaksana dengan baik, maka keuntungan buat daerah sangat besar

Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Natuna
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna, Basri seusai mengikuti sosialisasi digitalisasi daerah pembayaran non tunai oleh BI di Kantor Bupati di Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (17/11/2022). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Natuna mendukung penuh program pembayaran digital oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri).

Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna, Basri seusai mengikuti sosialisasi digitalisasi daerah pembayaran non tunai oleh BI di Kantor Bupati di Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (17/11/2022).

Basri menuturkan, kunjungan Bank Indonesia ke Natuna dalam rangka mendorong daerah agar semua transaksi dilakukan non tunai.

"Mereka hadir di Natuna membawa dua agenda penting. Pertama melalui TP2DD tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Kedua dengan TPID. Tim Pengendalian Inflasi Daerah," kata Basri.

Menurutnya, jika program pembayaran digital bisa terlaksana dengan baik, maka keuntungan buat daerah sangat besar.

Sebab pembayaran pakai digitalisasi, akan mempersempit terjadinya kasus korupsi.

"Orang mau ke mana-mana tidak perlu bawa duit, jadi lebih praktis," ucapnya.

Baca juga: Bupati Natuna Hadiri Sosialisasi Tugas dan Fungsi Organisasi Jampidmil di Kantornya

Basri melanjutkan, Pemkab Natuna sudah dua kali melakukan rapat bersama OPD terkait, agar kedatangan BI ke Natuna bisa berjalan baik dan dapat dimaksimalkan sebaik mungkin untuk kemajuan daerah terutama dalam transaksi non tunai.

BI juga direncanakan akan masuk ke sekolah melakukan pengajaran terkait program pembayaran non tunai lewat digitalisasi daerah serta perbankan.

Untuk dunia usaha kata Basri, BI juga akan melibatkan pengusaha.

Nantinya akan melakukan survei ke pasar dan akan memberikan bantuan kepada petani terkait bibit cepat tanam. Acara ini akan dilaksanakan selama 3 hari nantinya.

Baca juga: Dana Terbatas, Pemkab Natuna dan BPJS Tanjungpinang Data Ulang Warga Penerima BPJS 

"Terpenting adalah Pemda diberi kewenangan pakai kartu kredit Pemda. Artinya Pemda belum dapat duit dari pusat, maka kartu itu bisa kita lakukan untuk membeli kebutuhan kantor," tutupnya. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved