Kamis, 28 Mei 2026

KESEHATAN

Benarkah Minum 4 Cangkir Teh Per Hari Bisa Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2? Ini Kata Ahli

Studi terbaru menemukan, bahwa asupan teh harian dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2, yang menjadi salah satu penyakit yang menakutkan

Tayang:
Freepik.com
Ilustrasi - Studi terbaru menemukan bahwa asupan teh harian dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. 

TRIBUNBATAM.id - Studi terbaru menemukan, bahwa asupan teh harian dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. 

Diabetes hingga kini menjadi salah satu penyakit terbanyak yang diidap masyarakat. 

Melansir CNN Health, secara spesifik, meneguk empat cangkir teh per hari dapat mengurangi risiko diabetes hingga 17 persen. 

"Studi kami menunjukkan hubungan antara konsumsi teh dan risiko diabetes tipe 2, tergantung dari jumlah teh yang dikonsumsi. 

Hanya konsumsi teh dengan jumlah yang cukup dapat menunjukkan efek klinis," ujar Xiaying Li, pemimpin utama penelitian sekaligus mahasiswa pascasarjana di Universitas Sains dan Teknologi Wuhan, China. 

Studi ini mulanya mempelajari sekitar 5.199 orang dewasa tanpa riwayat diabetes selama 1997 hingga 2009. 

Di fase awal penelitian, partisipan memberikan informasi tentang gaya hidup sehari-hari.

Mulanya, peneliti menemukan bahwa peminum teh dan non-peminum teh memiliki risiko yang sama terhadap diabetes tipe 2. 

Namun, hasil yang berbeda ditemukan saat peneliti lebih mendetail memperhatikan jumlah teh yang diminum.

Hasilnya, semakin banyak teh yang diminum setiap hari, semakin rendah risiko seseorang terhadap diabetes tipe-2.

Kendati demikian, para peneliti menegaskan bahwa apa yang ditemukannya membutuhkan studi lanjutan.

Baca juga: Camilan Malam Hari untuk Penderita Diabetes, Enak dan Menyehatkan

Baca juga: 7 Penyebab Sering Lapar, Awas Stres dan Diabetes

Penelitian yang dilakukan tan membuktikan bahwa minum teh dapat mengurangi risiko diabetes tipe-2, melainkan hanya menunjukkan kemungkinan kontribusi teh terhadap risiko diabetes.

Mereka mencatat, bahwa gaya hidup yang tidak terukur dan faktor fisiologis dapat memengaruhi hasil.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan dengan tepat bagaimana teh hijau, teh hitam, atau teh oolong dapat memengaruhi risiko diabetes tipe-2. 

Komponen tertentu dalam teh, seperti polifenol, dapat mengurangi konsentrasi gula darah dengan menghambat aktivitas glukosidase dan enzim lain. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved