BATAM TERKINI
Program Gerakan Trakindo, Bantu Sekolah Adaptasi Penggunaan Teknologi dalam Belajar Mengajar
Gerakan Transformasi Edukasi (Generasi) Trakindo hadir sebagai program untuk melahirkan peserta didik mumpuni, sekaligus mengembangkan kapasitas guru.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perusahaan penyalur produk alat berat, Trakindo, memandang pentingnya kolaborasi di bidang pendidikan, jelang peringatan Hari Guru Nasional ke-77 yang jatuh pada 25 November 2022 mendatang.
Chief Administration Officer Trakindo, Yulia Yasmina, mengungkapkan, sejak tahun 2010, Trakindo telah mengadakan berbagai program pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD).
Program tersebut pendampingan sekolah seperti tata kelola dan pengembangan kapasitas guru.
Kemudian sejak 2021, Gerakan Transformasi Edukasi ("Generasi") Trakindo pun hadir sebagai program yang bertujuan melahirkan peserta didik yang mumpuni, sekaligus mengembangkan kapasitas guru agar mampu menjalankan perannya di tengah tantangan disrupsi masa kini.
"Trakindo senantiasa mengapresiasi perjuangan guru dan berupaya terus memberi dukungan dengan rancangan program untuk menunjang kebutuhan para guru dalam proses belajar mengajar," jelas Yulia, Rabu (23/11/2022).
Program Generasi Trakindo menjalankan intervensi berbentuk pelatihan dan pendampingan terhadap sekolah.
Fokusnya adalah, memperbaiki tata kelola, penyiapan lingkungan pembelajaran, pembudayaan karakter, integrasi pembelajaran Project-Based Learning dan Challenge-Based Learning, serta pelibatan orang tua dan masyarakat dalam membangun budaya inovasi lewat intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
Baca juga: BURUH Kawal Pembahasan UMP Kepri 2023 di Batam, Ancam Mogok Kerja Jika Nilai tak Sesuai
Gerakan ini diinisiasi, karena melihat aktivitas belajar mengajar selama pandemi Covid-19 perlu adanya adaptasi, terutama dari segi teknologi.
Berdasarkan riset lembaga Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (Inovasi), terhadap sekitar 300 orang tua siswa SD dari 18 kabupaten/kota, sebanyak 47 persen mengakui anak mereka tidak mendapat tugas dari guru selama akses pembelajaran daring.
Maka dari itu, Trakindo menilai perlu diberikan banyak pelatihan tambahan bagi guru terkait variasi model penugasan atau pembelajaran berbasis teknologi, agar semua siswa berkesempatan memiliki akses pendidikan dan pengalaman belajar yang sama.
Guru SD Negeri 005 Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Endang Gultom, mengungkapkan tantangan yang selama ini dihadapi para guru adalah menemukan metode yang tepat untuk memahami karakter murid agar kebutuhan seluruh peserta didik terfasilitasi.
"Selama pandemi, guru tidak bisa optimal menggali 'insight' dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga kami harus bekerja lebih keras meningkatkan kemampuan sekaligus membentuk karakter siswa," ujar Endang.
Selain di tingkat SD, program Gerakan Trakindo juga akan diimplementasikan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Pendidikan Tinggi Vokasi, tersedia program CO-OP Trakindo.
Program-program ini merupakan bentuk keselarasan antara komitmen berkelanjutan terhadap misi perusahaan, yaitu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas untuk sebanyak-banyaknya masyarakat. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)