INFO CUACA
Gempa Sukabumi, Polisi Minta Nelayan Tak Paksakan Melaut
Polisi meminta nelayan tak memaksakan melaut meski gempa Sukabumi pada Kamis (8/12/2022) pagi menurut BMKG tak berpotensi tsunami.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi Supianto mengatakan, kerusakan rumah tersebut hanya sebagian bangunan saja milik warga bernama Iis yang dihuni tiga orang.
Baca juga: Buruh Bangunan di Sukabumi Lolos dari Ular Sanca Batik 3 Meter, Nyaris Dimangsa Saat Perbaiki Toilet
"Alami kerusakan dinding kamar tidur dan kamar mandi roboh. Saat ini kami sedang lakukan penangana di lokasi," ungkapnya.
Dampak gempa juga menyebabkan kerusakan rumah di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Bojongkawung, RT.01/08 Desa Giri jaya.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Micky mengatakan, ada dua rumah yang mengalami kerusakan diantaranya milik Cepi dan Babas.
"Keduanya rusak ringan, tidak ada korban jiwa. Saat ini sedang dilakukan evakuasi materila reruntuhan," singkatnya.
Sebelumnya, gempa M 5,8 yang berada 22 Kilometer dari Kota Sukabumi, kedalaman 104 Km, dirasakan di Rancaekek IV MMI, Lembang, Bogor, Bandung, Pangandaran, Padalarang, Pamoyanan, Sumedang, dan Cianjur.
Kemudian III MMI, Cisolok, Sumur, Sukabumi,Jakarta Selatan, Garut, Bekasi dan Tangerang Selatan.(TribunBatam.id) (TribunJabar.id/M Rizal Jalaludin/Dian Herdiansyah)
Sumber: TribunJabar.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gempa-Sukabumi-magnitudo-58.jpg)