Breaking News:

Tanggapan Ansar Ahmad Soal Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi DJPL Bintan

Menurut Ansar Ahmad, laporan terhadapnya ke KPK merupakan hal lumrah dan hak setiap warga negara. Ansar ngaku siap serahkan diri jika laporan terbukti

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH
Foto Ansar Ahmad baru-baru ini di Batam. Ansar beri tanggapan terkait pelaporan dirinya ke KPK sewaktu masih jabat Bupati Bintan 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ansar Ahmad yang kini menjabat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), dilaporkan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Pelaporan itu berkaitan dengan dugaan korupsi Dana Jaminan Pengelolaan Lingkungan (DJPL) saat Ansar Ahmad masih menjabat Bupati Bintan.

Terkait laporan ke KPK ini, Ansar Ahmad mengaku siap untuk menyerahkan diri ke aparat penegak hukum apabila tudingan itu terbukti.

"Tidak lima rupiah pun kita pernah menerima apa-apa. Kadang orang suka suuzan [prasangka buruk]. Kenapa bupati taruh di BPR? Mereka kira kita dapat bunganya atau lainnya. Sama sekali tidak ada," tegasnya saat dikonfirmasi seusai menghadiri agenda Hari Disabilitas Internasional di Batam, Kamis (8/12/2022).

Menurut Ansar, laporan terhadapnya ke KPK sendiri adalah hal lumrah dan merupakan hak setiap warga negara.

Baca juga: KPK Tangkap Bupati Bangkalan Sepekan Setelah Hadiri Hari Antikorupsi Sedunia

Ia menegaskan bahwa isu yang berkembang terhadap dugaan korupsi DJPL selama menjabat Bupati Bintan itu adalah prasangka buruk belaka.

"Dulu kita taruh di BPR itu tujuannya agar BPR berkembang. Tak usah khawatir, insyaallah tidak ada uangnya yang kita ganggu. Kalau kita ganggu, saya yang serahkan diri ke KPK," pungkasnya.

Untuk diketahui, nama Ansar Ahmad sendiri dilaporkan oleh LSM Kelompok Diskusi Anti 86.

Dalam laporannya, LSM itu mengaku memiliki bukti cukup kuat terkait dugaan tersebut. (dna)

(tribunbatam.id/ichwannurfadillah)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved