Breaking News:

DLH Batam Kumpulkan Delapan Ton Sampah Dari Satu Lokasi di Bengkong Laut

Kabid Penanganan Persampahan DLH Batam Rizky sebut, tumpukan sampah liar yang berada di sepanjang Green Town, Bengkong Laut sudah diangkut petugas

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Petugas kebersihan DLH Batam membersihkan tumpukan sampah yang berada di sepanjang jalan Komplek Green Town, Bengkong Laut, Jumat (9/12/2022) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tumpukan sampah liar yang berada di sepanjang Komplek Green Town, Bengkong Laut, Batam, akhirnya diangkut petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Jumat (9/12/2022).

Volume sampah liar yang diangkut dari lokasi itu mencapai delapan ton.

Adapun sampah liar yang dikumpulkan itu berupa sampah rumah tangga dan sampah puing bangunan. Sampah-sampah itu selanjutnya dibawa ke tempat pembuangan akhir.

Kabid Penanganan Persampahan DLH Batam Rizky Surya Lestari mengatakan, tumpukan sampah liar yang berada di sepanjang Green Town, Bengkong Laut sudah dibersihkan petugasnya.

Kegiatan bersih sampah ini merupakan program Jumat Bersih DLH Batam yang diselenggarakan di setiap pekannya.

"Ini Jumat Bersih pekan ke delapan kita. Sesuai arahan Kepala Dinas DLH Batam untuk membersikan sampah liar di Batam dan mengedukasi tiap turun goro kepada perangkat Rt/Rw warga untuk tidak membuang sampah sembarangan," ujar Rizky.

Pada Jumat Bersih kali ini pihaknya menurunkan puluhan tenaga kebersihan. Terdiri dari petugas penggali parit, pengawas armada dan dua unit mobil dum truk sampah.

Baca juga: Lama tak Diangkut, Sampah di Bengkong Laut Batam Makin Menggunung dan Berlalat 

"Ini akan jadi agenda rutin kita. Jadi setiap Jumat kita akan sisir sampah liar yang berserak dan merusak pandangan," ucap Rizky.

Ia melanjutkan, gotong royong membersihkan sampah ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Sebelum salat Jumat sampah yang liar yang berserakan di lokasi telah bersih diangkut para petugas.

Selain itu di lokasi petugas juga memasang garis dan spanduk bertuliskan dilarang membuang sampah sembarangan.

"Jadi selain membersihkan, kita juga memberikan edukasi dan pemasangan spanduk larangan buang sampah dan line yustisi," ucap Rizky yang ikut turun ke lokasi pengangkutan.

"Kebersihan ini tanggung jawab kita bersama. Bersama bahu membahu kita menjaga kebersihan demi kebersihan kota yang kita cintai ini," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, berbulan -bulan tak diangkut, tumpukan sampah menggunung di pintu masuk Komplek Green Town, Bengkong Laut, Batam.

Sampah-sampah tersebut tampak berserakan di pinggir jalan, hingga membuat warga resah karena dikhawatirkan akan menjadi sumber penyakit dan menimbulkan bau tak sedap, hingga merusak pandangan.

Baca juga: Volume Sampah di Bintan Meningkat, Diprediksi Capai 14 Ribu Ton hingga Akhir 2022

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved