Minggu, 7 Juni 2026

BERITA KRIMINAL

Perampokan di Blitar, Walikota dan Istri Disekap Pelaku Berikut 3 Satpol PP

Saksi mata mengungkap perampokan di Blitar dimana Walikota Santoso, istri dan tiga personel Satpol PP disekap oleh pelaku.

Tayang:
TribunBatam.id via TribunJatim.com/Dok Polres Blitar Kota
PERAMPOKAN DI BLITAR - Penyidik Polres Blitar Kota memasang garis polisi di dalam Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Senin 12/12/2022). Walikota Blitar, Santoso; istri dan tiga anggota Satpol PP yang berjaga menjadi korban dalam perampokan itu. 

"Anggota Satpol PP yang disekap di luar Pos Jaga ini yang teriak-teriak minta tolong. Mulutnya sudah tidak dilakban," ujarnya.

Baca juga: Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Pasutri di Banyuasin Ditangkap Polisi, Ini Motifnya

Trimo tidak ikut masuk ke dalam Rumah Dinas Wali Kota.

Tapi, ada warga lain yang ikut masuk ke rumah dinas.

Menurutnya, dari cerita warga yang ikut masuk ke dalam rumah dinas, Wali Kota Blitar, Santoso juga disekap di dalam.

"Iya, katanya, Wali Kota juga diikat tangan dan kakinya. Mulut dan mata Wali Kota juga dilakban," katanya

Uang Ratusan Juta Rupiah dan Perhiasan Raib

Polisi sedang memburu pelaku perampokan yang menyasar rumah dinas Walikota Blitar di Jalan Supriyadi, Senin (12/12/2022) pagi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam perampokan di rumah dinas Walikota Blitar ini, namun Walikota Blitar, Santoso, istri dan tiga anggota Satpol PP sempat disekap oleh pelaku.

Baca juga: Aksi Perampokan di Tanjungpinang Terekam CCTv, Dua Tersangka Masih Buron

Tak hanya itu, pelaku perampokan dengan Walikota Blitar dan istri sebagai korbannya juga menggasak uang tunai Rp 400 juta dan perhiasan milik istri Santoso, Feti Wulandari.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku perampokan di rumah dinas Walikota Blitar yang diduga berjumlah lima orang merusak kamera CCTv serta membawa kabur decoder.

"Selain menyekap Walikota Blitar, istri dan tiga orang Satpol PP, pelaku mengancam mereka dengan senjata tajam," ungkap Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono.

Argowiyono menambahkan, sambil mengancam korban menggunakan senjata tajam, pelaku memaksa korban untuk menunjukkan lokasi perhiasan dan barang berharga milik istri Walikota Blitar, Santoso.

"Uang cash dan perhiasan milik Bu Wali. Nilai uang cash kurang lebih Rp 400 juta. Saat ini aparat kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kepala Polres Blitar Kota AKBP Argowiyono.(TribunBatam.id) (TribunJatim.com/Samsul Hadi)

Sumber: TribunJatim.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved