Jumat, 5 Juni 2026

INFO CUACA

UPDATE Gempa Bali, BMKG Catat 61 Gempa Bumi Susulan di Karangasem

BMKG melaporkan update dari gempa Bali. Mereka mencatat 61 gempa susulan terjadi di Karangasem setelah gempa pada Selasa (13/12/2022).

Tayang:
TribunBatam.id via TribunBali.com/BMKG
GEMPA BALI - Gempa Magnitude 4,6 guncang Karangasem, Bali, Selasa (13/12/2022). BMKG mencatat 61 gempa susulan sampai hari ini setelah gempa 5,2 Magnitudo terjadi kemarin. 

BALI, TRIBUNBATAM.id - Gempa di Bali dialami warga yang tinggal di Kabupaten Karangasem pada Selasa (13/12/2022).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya terjadi 61 gempa susulan setelah gempa di Bali yang mengguncang Karangasem hingga Rabu (14/12/2022) pukul 07.42 WIB atau 08.42 Wita.

Seperti diketahui, gempa di Bali 5,2 Magnitudo sebelumnya mengguncang Karangasem pada Selasa (13/12/2022) sekira pukul 17.38 WIB.

Gempa bumi di laut utara Pulau Bali diawali dengan gempa berkekuatan magnitudo 4,8 pada Selasa pukul 16.56 WIB.

Berselang 20 menit kemudian terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang berjarak sekitar 10 kilometer dari gempa pertama.

Baca juga: Gempa Sukabumi, Polisi Minta Nelayan Tak Paksakan Melaut

GEMPA BALI - Sejumlah pasien RSUD Karangasem kalang kabut, usai diguncang gempa bumi beberapa kali, Selasa (13/12/2022).
GEMPA BALI - Sejumlah pasien RSUD Karangasem kalang kabut, usai diguncang gempa bumi beberapa kali, Selasa (13/12/2022). (TribunBatam.id via TribunBali.com/Ful)

Gempa itu dirasakan dan menimbulkan kerusakan bangunan rumah di Karangasem.

"Hingga pukul 07.42 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 61 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 4,6," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Rabu, dalam keterangan tertulisnya.

Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik Flores (Flores back arc thrust).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," imbuhnya.

BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Ashanty Stres Tahu Paspor Sarah Menzel Ketinggalan di Bali hingga Batal ke Swiss

Namun, akibat gempa itu, ada 46 rumah di enam kecamatan di Kabupaten Karangasem yang dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

PULUHAN Rumah Rusak

Sedikitnya 46 rumah dilaporkan rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang mengguncang Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, pada Selasa (13/12/2022) sekira pukul 17.38 WIB atau 18.38 Wita.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan, 46 rumah itu tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Karangasem.

"Seluruhnya mengalami kerusakan ringan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (14/12/2022).

Rinciannya, 24 rumah rusak ringan di Kecamatan Kubu, lima rumah rusak ringan di Kecamatan Manggis, 10 rumah rusak ringan di Kecamatan Karangasem.

Kemudian dua rumah rusak ringan di Kecamatan Abang, satu rumah rusak ringan di Kecamatan Rendang, dan empat rumah rusak ringan di Kecamatan Bebandem.

Baca juga: Bupati Karimun Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Rp 269 Juta ke Pemkab

GEMPA BALI - Kondisi rumah dan pelinggih warga di Karangasem rusak akibat gempa.
GEMPA BALI - Kondisi rumah dan pelinggih warga di Karangasem rusak akibat gempa. (Istimewa via TribunBali.com)

"Kemudian ada dua orang korban luka ringan akibat gempa bumi di Kabupaten Karangasem," imbuhnya.

Gempa bumi di utara Bali itu diawali dengan gempa berkekuatan magnitudo 4,8 pada pukul 16.56 WIB.

Lokasi gempa 8.19 Lintang Selatan dan 115.62 Bujur Timur atau 20 kilometer timur laut Karangasem dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa tersebut kemudian diikuti sembilan gempa susulan.

Sekitar 20 menit kemudian terjadi gempa bumi bermagnitudo 5,2 yang berjarak sekitar 10 kilometer dari gempa pertama.

Baca juga: BRI Peduli Bangun Posko Kesehatan Bantu Warga Terdampak Gempa Cianjur

Lokasi gempa terletak pada koordinat 8,29 Lintang Selatan, 115,62 Bujur Timur, atau berlokasi di laut pada jarak 1 kilometer arah timur Kubu, Karangasem, dengan kedalaman 30 kilometer.

Hingga Rabu (14/12/2022) pukul 07.42 WIB, BMKG mencarat adanya 61 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar 4,6.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores back arc thrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik," jelas Daryono.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Ahmad Muzakki Al Hasan)

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved