Kamis, 23 April 2026

Kapolresta Bantah Oknum Polisi Todongkan Pistol ke Cucu Raja

Cucu Raja sebelumnya mengaku ditodong pistol oleh oknum polisi saat bentrokan di Keraton Solo. Kapolresta bereaksi terkait hal itu.

TribunBatam.id via TribunSolo.com
Cucu Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo, menceritakan detik-detik ia ditodong pistol oleh seorang pria yang ia sebut oknum polisi di dalam Keraton Solo atau Keraton Kasunanan Hadiningrat, Jumat (23/12/2022). Kapolresta Solo bereaksi terkait tudingan itu. 

SOLO, TRIBUNBATAM.id - Geger cucu raja ditodong pistol oleh oknum polisi mendapat reaksi dari Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi.

Kapolresta Solo itu menegaskan jika tidak ada oknum polisi yang menodongkan pistol ke cucu raja dalam hal ini, Cucu Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo saat bentrokan di Solo Jumat (23/12/2022) malam.

Tuduhan adanya oknum polisi yang menodongkan pistol ke cucu raja itu menurut Kapolresta Solo dipertegas dengan pemeriksaan sejumlah anggota.

Hasilnya tidak terbukti adanya oknum polisi yang menodongkan pistol ke cucu raja.

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo sebelumnya mengaku ditodong pistol oleh oknum polisi saat bentrokan di Keraton Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumat (23/12/2022) malam.

Baca juga: Bentrokan di Keraton Solo, Cucu Raja Mengaku Ditodong Pistol oleh Oknum Polisi

Kapolresta Solo soal tudingan oknum polisi todongkan pistol ke cucu raja
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi membantah adanya oknum polisi yang menodongkan pistol ke cucu raja dalam hal ini Cucu Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo saat bentrokan di Keraton Solo, Jumat (23/12/2022).

Suryo yang masih keturunan cucu Raja di Keraton Solo itu menyebut jika orang yang mengancamnya menggunakan senjata api itu adalah oknum polisi saat bentrokan itu terjadi.

"Informasi yang berkembang ada penodongan oleh anggota, kami nyatakan tidak ada. Anggota yang melekat ada di sana sudah dilakukan pemeriksaan oleh internal Polri di Polda," jelasnya di Pos Pelayanan Natal dan Tahun baru Benteng Vastenburg Minggu (25/12/2022).

Meskipun demikian, pihaknya tidak menafikkan bahwa anggota yang bertugas dibekali senjata.

Hal ini sudah sesuai prosedur.

"Kalau pun ada anggota yang disiapkan pengamanan dibekali senjata memang sudah SOP di Polri bahwa setiap anggota yang berdinas dibekali senjata," tuturnya.

Ia juga menyatakan bahwa penempatan anggota Polri untuk menjaga Sri Susuhunan Pakubuwono XIII juga sesuai prosedur.

Baca juga: Bentrok Keluarga Ningrat Keraton Solo, Diwarnai Dengan Todongan Sejata

Suami Gusti Moeng KPH Eddy Wirabhumi soal oknum polisi di konflik Keraton Solo
Suami Gusti Moeng, KPH Eddy Wirabhumi mengungkap ada oknum polisi yang terlibat dalam konflik internal Keraton Solo.

Penjagaan sudah berlangsung lama sesuai permintaan dari pihak keraton.

"Ada permintaan resmi dari Sinuhun ke institusi Polri untuk menempatkan anggota sebagai keamanan. Sudah berjalan sejak lama," terangnya.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara dua kubu di Keraton Solo, yakni kubu Sasonoputro yang mengatasnamakan Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII dan Lembaga Dewan Adat (LDA), atau yang selama ini dikenal sebagai kubu Gusti Moeng (putri PB XIII).

Suami Gusti Moeng, KPH Eddy Wirabhumi mengklaim ada satu anggota Polri yang terlibat dalam konflik internal Keraton Solo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved