KARIMUN TERKINI
Banjir Rob Rendam Rumah Warga di Karimun, Pamak Laut Jadi Langganan
Banjir Rob Karimun diakui warga Pamak Laut sudah menjadi langganan. Mereka meminta Pemkab untuk segera mengambil tindakan nyata.
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Banjir Rob Karimun merendam sejumlah permukiman warga.
Banjir rob atau banjir pasang air laut yang terjadi di Karimun jelas menghambat aktivitas masyarakat di sana.
Pantauan TribunBatam.id, Banjir Rob Karimun terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Berlian, Kecamatan Kundur Utara hingga mendekati Polsek Kundur Utara.
Selain itu, sebanyak 30 rumah di kawasan Pamak Laut, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing juga terdampak Banjir Rob Karimun ini.
Ketinggian air akibat Banjir Rob Karimun ini mencapai 70 sentimeter dan nyaris merendam seluruh rumah warga yang terletak tidak jauh dari pesisir pantai itu.
Baca juga: Hari Ketiga Banjir Rob Landa Pesisir Lingga, Air Makin Naik di Permukiman Warga
Warga sekitar, Wan Taufik mengatakan, kawasan Pamak Laut sudah menjadi langganan banjir rob.
"Sejak kemarin, tetapi hari ini tertinggi. Airnya masuk ke rumah bahkan musholla nyaris terendam," ujar Taufik, Senin (23/1/2023).
Taufik menambahkan, lokasi Pamak Laut yang menjadi langganan banjir Rob belum ada penanganan khusus dari Pemkab Karimun.
"Sejauh ini belum ada penanganan serius dari Pemerintah Daerah untuk penyelesaian permasalahan ini," ujarnya.
Menurutnya, instansi terkait telah beberapa kali turun ke lokasi dan membangun turap atau penahan air.
Namun hal itu tidak dapat menyelesaikan permasalahan Banjir Rob Karimun itu.
Baca juga: Cuaca Anambas Tiga Hari Ini, BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
"Memang sudah ada kemarin dibangun turap, tetapi tirap untuk penurunan air. Kami menginginkan turap untuk pembendungan air di pesisir pantai, agar tidak ke darat," ujarnya.
Taufik berharap, Pemkab Karimun dapat turun langsung ke lokasi, guna melihat kondisi rumah- rumah warga yang terendam saat ini
"Kalau keuangan Daerah tidak mampu, kami minta ini dibawa ke Provinsi. Banjir rob ini berdampak terhadap aktivitas masyarakat bahkan kami jadi tidak bisa bekerja," ujarnya.(TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
Polres Karimun Gelar Focus Group Discussion, Berharap Karimun Tetap Kondusif |
![]() |
---|
Bea Cukai Tanjungpinang Lakukan Pemusnahan Barang Ilegal, dari Rokok Hingga Sex Toys |
![]() |
---|
Polemik Dualisme Kepemimpinan, PWI Karimun Dukung Keputusan Pusat |
![]() |
---|
Bea Cukai Karimun Paparkan Capaikan Kinerja Periode Januari-Mei 2025, Ini yang Paling Menonjol |
![]() |
---|
Festival Olahraga Series II se-Kabupaten Karimun Resmi Ditutup |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.