Selain Sembelit, Ini 5 Tanda Tubuh Kurang Mengkonsumsi Sayuran
Untuk menghindari dampak negatif bagi kesehatan, para ahli membuat daftar tanda-tanda orang yang kekurangan konsumsi sayuran. Dengan mengenali
TRIBUNBATAM.id - Memang, tak semua orang senang dengan sayuran, bahkan beberapa harus dipaksa untuk bisa memakannya.
Rasa sayuran dikenal hambar atau bahkan kadang pahit. Tapi kandungan seratnya dibutuhkan oleh tubuh.
Seorang ahli diet bersertifikat Maggie Michalczyk seperti dikutip Eat This, Not That! mengungkapkan, sayuran bermanfaat bukan saja perkara pemenuhan serat melainkan juga kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan.
Pelbagai kandungan zat ini diperlukan agar tubuh berfungsi baik sekaligus membantu mencegah penyakit kronis.
Sementara, ahli gizi di Academy of Nutrition and Dietetics, Yasi Ansari mengungkapkan sayuran merupakan sumber serat terbaik yang mendukung sistem pencernaan.
Baca juga: Sering Dikonsumsi, 3 Jenis Sayuran Ini Bawa Dampak Buruk Buat Kesehatan Ginjal
Bagian terbaiknya, Anda tak perlu makan sayuran dalam jumlah banyak untuk mendapatkan manfaat tersebut.
Untuk menghindari dampak negatif bagi kesehatan, para ahli membuat daftar tanda-tanda orang yang kekurangan konsumsi sayuran.
Dengan mengenali indikasi berikut, Anda bisa mulai memasukkan daftar sayuran ke menu makanan sehari-hari.
1. Sembelit
Kecukupan serat dapat berpengaruh pada saluran pencernaan.
Ahli gizi, Yasi Ansari menjelaskan, sayuran dengan kandungan serat yang diperlukan tubuh akan menambah tumpukan sampah tapi juga mempercepat pemindahan 'sampah' tubuh itu keluar melalui usus.
Ansari menyarankan Anda untuk minum cukup air sembari terus meningkatkan asupan serat harian.
2. Gampang lapar
Sayuran yang kaya akan serat akan membantu meningkatkan rasa kenyang dan bertahan lama.
Ansari menjelaskan tak cukup makan sayuran berpotensi ingin terus makan atau ngemil--sekalipun baru saja makan sesuatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sayuran-ilustrasi-sayur-ginjal-sayur-mayur.jpg)