KECANTIKAN
Bolehkan Keramas Setiap Hari?
Tidak ada frekuensi keramas yang pasti karena bisa melakukannya saat rambut atau kulit kepala terasa berminyak, gatal atau memiliki kondisi tertentu
TRIBUNBATAM.id - Selain mandi, aktivitas keramas perlu dilakukan beberapa hari sekali.
Keramas berfungsi membersihkan kulit kepala dan rambut dari debu yang bau.
Tidak ada frekuensi keramas yang pasti, karena bisa melakukannya saat rambut atau kulit kepala terasa berminyak atau gatal.
Anda bisa menentukan frekuensi keramas yang diperlukan dan efek keramas setiap hari bisa dihindari.
Sebab, kemaras setiap hari juga tidak baik, kecuali yang memiliki kondisi rambut tertentu.
Seperti dilansir dari Medical News Today, pemilik rambut berminyak perlu keramas setiap hari untuk mencegah penumpukan minyak yang akan memicu ketombe.
Sedangkan yang tidak memiliki jenis rambut berminyak, disarankan untuk menghindari keramas setiap hari.
Baca juga: Jangan Salah, Ini Urutan Mandi yang Benar Menurut Kesehatan
Baca juga: Cara Membasmi Cacing di Kamar Mandi dengan Mudah dan Ampuh
Sebagaimana dilansir dari Prevention, kulit kepala memiliki kelenjar minyak yang akan memproduksi zat yang bernama sebum.
Sebum adalah zat yang diperlukan oleh rambut karena bisa membuatnya tetap sehat dan lembut.
Namun, sebum tidak selamanya baik karena akan memicu penumpukan minyak di kulit kepala sehingga menyebabkan ketombe.
Keramas setiap hari bisa menghilangkan sebum di kulit kepala dan membuatnya terasa lebih kering.
Dilansir dari Cleveland Clinic, ada beberapa efek keramas setiap hari yang akan dirasakan, seperti:
- Rambut menjadi terlalu kering dan mudah patah
- Rambut menjadi lebih mudah rontok
- Kulit kepala menjadi terlalu kering, muncul iritasi, atau terasa sangat gatal.
Baca juga: 5 Efek Samping Mandi Terlalu Sering bagi Kesehatan Tubuh
Baca juga: Bahaya Mandi Air Panas Terlalu Sering Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-keramas.jpg)