Sabtu, 11 April 2026

BATAM TERKINI

REALISASIKAN Proyek Kereta Api Cepat Alias LRT di Batam, Rudi Mulai Cari Investor

Walikota Batam Muhammad Rudi saat ini sedang mencari investor untuk merealisasikan proyek kereta api cepat atau light rail train (LRT) di Batam.

Diskominfo Kota Batam untuk Tribunbatam.id
Wali Kota Batam saat musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat Kelurahan Tanjung Riau di halaman Masjid Nurul Huda, Tanjung Riau, beberapa waktu lalu.  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam Ex-Officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan, proyek kereta api cepat atau Light Rail Train (LRT) di Kota Batam menjadi salah satu proyek serius.

Rencana itu dia tegaskan lagi di sela-sela memimpin musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat Kelurahan Tanjung Riau di halaman Masjid Nurul Huda, Tanjung Riau, beberapa waktu lalu. 

“Saya mohon doa Bapak dan Ibu semua supaya rencana kita menghubungkan seluruh wilayah di Batam ini dengan LRT segera terealisasi,” kata Rudi.

Bahkan Rudi berharap dalam waktu beberapa pekan ke depan sudah mendapatkan investor yang mau membangun proyek sistem transportasi massal terkini tersebut.

Dia menekankan bahwa proyek itu akan sepenuhnya menggandeng swasta tanpa membebankan anggaran pemerintah.

“Kita berharap tahun 2029 semua perencanaan ini selesai dan Batam sepenuhnya menjadi Kota Baru untuk kita semua. Namun jelang masa jabatan saya berakhir tahun 2024, kita ingin sudah ada bagian LRT yang diselesaikan,” kata Rudi.

Baca juga: JANJI Kepala BP Batam Soal Gangguan Pelayanan Air Bersih di Batam

Tentu saja, sambung Rudi, tahapan rute LRT yang prioritas adalah Batam Center menuju Bandara Hang Nadim.

Proyek kereta listrik ini akan melengkapi proyek pengembangan Bandara Hang Nadim yang telah menggandeng Incheon dari Korea Selatan.

Sementara pada Musrenbang itu sejumlah warga pun mengadukan berbagai hal kebutuhan pembangunan mulai dari problem banjir, perbaikan drainase, kebutuhan batu miring, dan legalitas kampung tua.

Lurah Tanjung Riau Afrizon memaparkan mengenai kebutuhan pembangunan di daerahnya.

Kebutuhan pembangunan itu diusulkan dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan (PSPK) dan usulan ke anggaran OPD terkait. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved