BATAM TERKINI
GUBERNUR Angkat Bicara Soal Jalan Provinsi di Batam yang tak Kunjung Diperbaiki
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad angkat bicara terkait keluhan sejumlah jalan provinsi di Batam yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perbaikan dan pelebaran ruas jalan provinsi Kepri di Kota Batam tak kunjung tuntas meski sudah beberapa tahun.
Satu di antaranya Jalan Laksamana Bintan tepatnya dari Simpang Frengky menuju Under Pass.
Bahkan sudah tiga kali Gubernur Kepri berganti, ruas jalan tersebutpun tak kunjung diselesaikan.
Perbaikannya hanya sebagian saja yang terselesaikan.
“Uang kita terbatas,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat berada di Kota Batam, Senin (6/2/2023) lalu.
Diakuinya, Pemprov Kepri belum bisa memperbaiki ruas jalan tersebut karena terkendala anggaran.
Selain itu, Pemerintah Pusat juga tidak lagi menyediakan dana preservasi untuk jalanan nasional di daerah.
Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Ingin Pasar Imlek Tanjungpinang Jadi Heritage City
Preservasi jalan merupakan manajemen aset dengan melakukan kegiatan pemeliharaan, rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Sekarang jalan-jalan nasional di Kota Batam ini sudah tidak dibiayai oleh pusat lagi,” katanya.
Sebelumnya, Ansar sempat menyampaikan jalan provinsi akan diberikan kepada Pemerintah Kota Batam.
Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Untuk menentukan peralihan aset jalan dari provinsi ke Pemerintah Kota Batam maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam.
“Kita tanya dulu kalau ternyata aset BP bukan aset kita nanti jadi temuan,” katanya.
Ia menilai BP Batam memiliki pagu anggaran yang cukup memadai yaitu mencapai Rp 2,06 triliun.
Sedangkan APBD Pemerintah Provinsi Kepri Rp 3,6 triliun.
“Dengan anggaran segitu Pemprov harus bangun seluruh Kepri ini, saya kira BP Batam bisa representatif,” katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gubernur-Kepri-soal-jembatan-Batam-Bintan.jpg)