Jumat, 1 Mei 2026

JALAN DI BATAM

Tumpahan Tanah Proyek Tutupi Lajur Jalan di Simpang Dam Batam, Pengendara Diminta Waspada

Pengendara yang melintas di Jalan Letjend Suprapto, tepatnya dari Simpang Dam arah Batam Center, dibuat waswas pada Jumat (24/4/2026).

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
JALAN DI BATAM - Tumpahan tanah di Jalan Letjend Suprapto dari Simpang Dam ke Batam Center, Jumat (24/4/2026). Tampak ceceran tanah yang menutupi lajur jalan di Batam itu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pengendara yang melintasi Jalan Letjend Suprapto, tepatnya dari Simpang Dam arah Batam Center dibuat cemas.

Tumpahan tanah liat tebal menutup hampir satu lajur jalan hingga memicu kemacetan.

Bukan hanya berupa ceceran kecil, tanah liat itu juga menggumpal yang berpotensi membuat ban kendaraan selip.

Tumpukan tanah liat itu memakan hampir satu lajur dengan panjang 20 meter mulai dari u-turn seberang Batamindo hingga gang masuk Simpang Dam 

Akibatnya, kendaraan menuju ke Panbil harus gantian atau mepet ke lajur 2 untuk melintas.

Bahkan kemacetan kini sudah terasa hingga pintu masuk kawasan rusun Mukakuning.

Dari pantauan dilokasi tanah tersebut terlihat masih baru dan kondisinya masih lembek.

Lalu, ceceran tanah lain juga terlihat di sepanjang jalan Letjend Suprapto hingga Jalan Ahmad Yani sampai Simpang K-Square.

Meski jumlah tumpahannya tak sebanyak di dekat gang masuk Simpang Dam.

Warga menduga tanah itu berasal dari tanah yabg dibawa truk proyek tak jauh dari lokasi kejadian.

"Setengah jam lalu itu kejadiannya, jam 9 nan lah. Truk bawa tanah dari proyek pelebaran ini nah mungkin sopirnya ga sadar bak belakang kebuka, longsor, jatuhlah itu tanahnya," ujar warga yang berjualan di sekitar lokasi.

Jika kondisi ini dibiarkan dan tidak ada tindak lanjut, ia khawatir akan mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

"Dari proyek sebelah ini pelebaran jalan, belum ada yang datang buat ngebersihin atau cek, kalau dibiarin ya kasarnya tinggal nunggu ada yang jatuh aja," ungkapnya.

Sebab, dengan kondisi jalan yang hanya 2 lajur dan kawasan tersebut merupakan jalur padat karena dekat kawasan industri, pengendara motor yang kurang berhati-hati jika tak sengaja melintas dan ban masuk ke gumpalan tanah bisa bikin oleng kemudian jatuh.

Hingga saat ini belum ada tanda atau traffic cone untuk memberikan pemberitahun ke pengendara agar berhati-hati. 

Pembersihan juga belum dilakukan oleh pihak terkait. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved